TASIKMALAYA, radar-x.net – Penyediaan air Irigasi bagi tanaman padi menjadi salah satu kunci yang mendukung peningkatan produksi pangan. Pasalnya, terjaminnya penyediaan air irigasi ini bisa diupayakan melalui peran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3-GAI).
Kali ini kelopmpok tani di Dusun Cisadana, desa Karangmulya, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya tengah mendapatkan gelontoran dana yang bersumber dari Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3-GAI) yang diketuai oleh Maman Suhendar.
Ketua Kelompok P3-GAI Maman Suhendar mengatakan, bahwa saluran irigasi tersebut sebagai pengatur distribusi air dari saluran sekunder ke tersier, dan saluran tingkat usaha tani harus memiliki kapasitas teknis pengaturan air. Sebab, memahami kondisi saluran maupun bangunan pelengkapnya yang menjadi tanggung jawabnya.
“Untuk itu kemampuan teknis pengairan dan pemeliharaan infrastruktur menjadi keharusan. P3-GAI sebagai pensuplai air harus memahami target-target produksi yang harus dicapai sehingga diperlukan pemahaman yang baik akan kebutuhan air bagi pertumbuhan tanaman,” terang Maman kepada awak media radar-x.net. Senin (06/07/2020)
Sementara, Kades Karangmulya Yudi Hartono saat di jumpai awak media radar-x.net mengatakan, bahwa dengan adanya program ini betul-betul sangat berterimakasih kepada pemerintah yang sudah menggelontorkan anggaran program melalui BBWS yang disalurkan melalui program P3-GAI yang dikelola melalui kelompok Tani,
Yudi Hartono juga berharap, kedepanya program P3-GAI di wilayahnya akan lebih ditingkatkan llagi. Sebab pembangunan tersebut sangat membantu kelancaran para petani, untuk mengairi, areal persawahan di wilayah saluran irigasi.
” Kami berharap pembagunan Saluran irigasi di wilayah kami lebih ditingkatkan lagi. Sebab masih belum tertata dengan baik, dikarnakan masih banyak titik-titik saluran irigasi yang belum terbangun,” ungkapnya.
(Tendi)














