SAMPANG, RADAR-X.net – Berlanjutnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi salah satu tugas berat bagi masyarakat di Sampang, sehingga terkesan dicekik hingga bernafas pun serasa sulit.
Pasalnya, semenjak diterapkannya PPKM mulai dari PPKM Micro hingga PPKM Level, melahirkan tugas baru yang amat berat diterima di masyarakat karena dinilai kegiatannya dibatasi, apalagi bagi pelaku ekonomi malam hari.
Syamsul Huda warga asal desa Pajeruan Kedungdung, salah satu pelaku usaha micro yang operasinya di malam hari di sekitar kota Sampang Madura, ikut Merasakan dampak dari PPKM.
“Saya dari desa mas…! Yang mencoba mengadu nasib ke kota dengan berjualan makanan.” Ucap Syamsul.
“Semenjak diterapkannya PPKM mulai dari PPKM Micro hingga PPKM Level saya tidak berjualan. Jadi…! Selama itu pula kami sekeluarga tidak ada penghasilan dan akhirnya kami merasa dicekik.” Ungkapnya saat ditemui media radar-x di tempat kontraknya.
“Mudah-mudahan pandemi Covid-19 ini segera berakhir, supaya perekonomian masyarakat menjadi pulih, dan kondisi negara kita kembali normal.” Harap Syamsul
Sekedar diketahui, bahwa kabupaten Sampang berada di PPKM Level 2. (MK/TIM)














