

JEMBER, radar-x.net – Polres Jember menyerahkan berkas kasus penganiayaan jurnalis pada saat meliput sepak bola liga 3 di stadion JSG Ajung Jember. Pasalnya, dalam kasus tersebut dipastikan tidak ada warga sipil yang terlibat.
” Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan kami tak menemukan bukti-bukti bahwa ada warga sipil yang terlibat,” kata Kapolres AKBP. Kusworo Wibowo, SH, SIK, MH. pada sejumlah media di Mapolres. Selasa (10/7/18), saat press conference.
Kapolres menjelaskan, bahwa hari ini polres menyerahkan berkas kasus penganiayaan wartawan Berita Jatim, Oryza Ardiansyah Wirawan pada SubDenpom TNI.
” Kami memastikan bahwa dalam kasus ini tidak ada satupun warga sipil yang terlibat, bahkan petugas sudah bekerja maksimal dalam kasus tersebut. Selain itu petugas juga sudah meminta keterangan saksi-saksi yang mengetahui dilapangan,” terang Kusworo.
Kapolres menegaskan, dari hasil penyidikan dan pengembangan dilapangan, serta dari hasil video netizen dan video amatir serta Panpel yang ada, tidak ditemukan adanya warga sipil yang terlibat penganiayaan tersebut. Sehingga penanganan kasus ini tersebut diserahkan pada SubDenpom setempat.
” Dari video yang kita putar dan kita zoom ternyata tidak ditemukan adanya warga sipil yang terlibat sama sekali, bahkan video itu kami putar hingga berulang-ulang dan tetap tidak ada warga sipil yang terlibat,” tegasnya.


Secara terpisah, ketua PWI Jember, Sigit Edi Maryanto mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih pada pihak kepolisian, yang mana telah melaksanakan tugasnya dalam menangani kasus tersebut, hingga diserahkan pada SubDenpom.
” Saya berharap kasus ini tidak hanya sampai di SubDenpom saja, kami terus akan mengawal, bahkan tiap hari kami akan menanyakan perkembangan kasus ini hingga tuntas. Selain itu, kami berharap jangan sampai ada lagi jurnalis yang jadi korban seperti ini, cukup ini yang terahir terjadi pada jurnalis,” tandas Sigit.
Perlu diketahui, dalam penyerahan berkas tersebut, tampak hadir selain Kapolres dan jajaran, perwakilan SubDenpom, perwakilan Brigif Raider 9 Kostrad, ketua PWI dan korban.
Pantauan media radar-x.net saat press conference, dan penyerahan berkas korban juga didampingi keluarga, bahkan para jurnalis yang biasa mangkal di polres sempat bergurau dengan wartawan Berita Jatim tersebut. (Rol)














