Polres Jember Ungkap Tabir Modus Sindikat Copet Bus Umum

- Penulis Berita

Rabu, 28 Maret 2018 - 03:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Jember Ungkap Tabir Modus Sindikat Copet Bus Umum

JEMBER, radar-x.net – Polres Jember akhirnya membuka tabir modus sindikat copet bus umum jurusan antar kota Jember-Banyuwangi. Pasalnya, Aksi kawanan copet di dalam bus ternyata dilakukan oleh kru bus Restu sendiri. Ironisnya, kawanan copet ini dilakukan oleh kru bus Restu itu sendiri yang terdiri dari sopir, kondektur dan kernet.

Mereka para pelaku sindikat pencopet di bus itu antara lain, M. Hafid Sunny (20) kondektur asal Kelurahan Sidotopo Wetan Kenjeran Surabaya, M. Zaenal Abidin (20) Kernet asal Dusun Paitonan Gambirono Bangsalsari dan Heru Susanto (35) Sopir asal Dusun Dukuh Sia Rambigundam Rambipuji Jember, bahkan saat dilakukan penangkapan, di dasbord bus polisi menemukan senjata api rakitan milik pelaku Heru Susanto.

“Anggota kami melakukan penangkapan terhadap kru bus yang terdiri dari sopir, kondektur dan kernet, dimana kondektur bus berperan sebagai penghadang korban, dan kernet berperan sebagai ekskutor yang selanjutnya diserahkan ke sopir bus, dan terungkapnya pelaku ini setelah ada penumpang tujuan Banyuwangi yang kehilangan HP saat turun dari Bus tersebut di Terminal Tawangalun,” ujar Kapolres Jember AKBP Kusworo, saat memberikan press releas usai menerima kunjungan Tim Penilai Independen Kemenpan RB RI, Selasa (27/3).

Kapolres AKBP Kusworo menambahkan, dari pemeriksaan sementara, pelaku melakukan aksi pencopetan dengan alasan untuk mengejar setoran. Namun hal ini masih akan dikembangkan lagi dengan memanggil pihak perusahaan tempat pelaku bekerja.

“Soal pengakuan pelaku, kami tidak bisa mengambil kesimpulan, namun kami akan melakukan pemanggilan terhadap perusahaan tempat pelaku bekerja untuk dimintai keterangan,” jelasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketiga pelaku akan dijerat dengan pasal 363 yaitu pencurian dan pemberatan. Namun untuk pelaku Heru Susanto, polisi akan menambahkan pasal berlapis yaitu UU no. 12 tahun 1952 tentang tindak pidana penyalahgunaan senjata api.

“Semua pelaku akan kami jerat dengan pasal 363, namun khusus untuk sopir bus yang berinisial HS akan kami tambahkan pasal berlapis yaitu UU Darurat no. 12 tahun 1952 tentang kepemilikan senjata api,” tandas Kapolres. (Bagus WW)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Murung Raya Sambut Baik Pemkab Tekan Harga Serta Distribusikan Beras SPHP
Partai PDI Perjuangan di Pastikan Menduduki Pimpinan DPRD Murung Raya
Terkait Potongan Honor Linmas Desa Lembengan, Berikut Hasil Klarifikasinya
Doni Raih Suara Caleg Cukup Tertinggi di Davil III, Patut Diperhitungkan Pilkada 2024
DPRD Mura, Apresiasi Pemilu Berjalan Aman Dan Kondusif
Dewan Minta Potensi Desa Bisa Dioptimalkan
Tingkatkan Sinergisitas, DPRD Mura Coffee Morning dengan Forkopimda
Terkait Isu Tak Sedap, KETUA PGRI Banyuwangi Angkat Bicara
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:45 WIB

Proyek Jaringan Irigasi Balai Besar Pengairan Diduga Jadi Ajang Mark Up Anggaran

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:23 WIB

PPTK Bungkam, Hotmix di Dusun Lidah Dasri Belum Setahun Sudah Retak dan Terangkat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:08 WIB

Dodo Arman Hadiri Undangan Polda Sumsel, Klarifikasi Laporan Dr Ahmad Rizali

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:58 WIB

Terjadi Dugaan Pelanggaran, Ketua Koordinator PKBM Banyuwangi Bungkam

Senin, 19 Februari 2024 - 20:34 WIB

Dinas Perdagangan Sumatra Selatan Dilaporkan ke Kejagung RI

Minggu, 18 Februari 2024 - 21:13 WIB

Terkait Dugaan Mark Up Data, Ketua Amblas Akan Laporkan PKBM Lestari Kebun Dalem ke Kejaksaan

Minggu, 18 Februari 2024 - 15:06 WIB

PKBM Lestari desa Kebun Dalem Banyuwangi Disinyalir Mar Up Data

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:06 WIB

Kasudin Cipta Karya Jakarta Timur, Diduga Menerima Gratifikasi dan Menyalahgunakan Jabatan

Berita Terbaru