Hadir pada acara ini Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rahman, Ketua DPRD Riau Septina, Bupati Kampar Jefri Noor, Bupati Siak Syamsuar, Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan tamu undangan lainya.
Upacara pengukuhan Polda Riau menjadi Tipe A ini juga diisi dengan atraksi Polisi Cilik (Pocil) binaan Polres Bengkalis dan Pelalawan yang membuat pengunjung terpukau.
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin mengatakan dengan naiknya status Polda Riau menjadi tipe A harus lebih meningkatkan soladiritas jajaran termasuk Sumber Daya Manusia (SDM).
Pengukuhan tipe A dari tipe B Polda Riau, merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Riau, dimana dulunya Polda tipe C. Selanjutnya, dengan mengingat menimbang proses berkembangnya Provinsi Riau, maka Polda Riau berubah menjadi tipe B.
Selain itu, dihadapan tamu undangan, Komjen Syafruddin juga menjelaskan, sesuai dengan berkembangnya dari berbagai aspek Geografis, aspek keamanan, aspek perekonomian, maka Polda berubah naik tingkat menjadi tipe A.
“Dengan kenaikan tipe Polda Riau menjadi tipe A, tentunya harus di sertai dengan kinerjanya, khususnya seluruh kinerja anggota yang bertugas di Polda Riau agar mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat Riau dengan maksimal dan optimal dalam ancaman dan tantangan yang semakin berat ke depannya,” katanya.
Menurutnya, peningkatan tersebut meliputi keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) sebagai pelayan, pelindung dan pengayoman masyarakat, khususnya dalam hal pelayan publik harus cepat, tepat dan akurat.
“Dalam hal ini, selain kemajuan dan peningkatan di institusi Polri sendiri juga diharapkan Polri Dan TNI agar dapat menjaga solidaritas, dimana mereka inilah merupakan ujung tombak masyarakat yang siap membantu memberikan keamanan secara cepat,”ujarnya.
Untuk penanganan permasalahan tindak pidana yang bersifat konfensional dan nasional, Syafruddin melanjutkan, dengan kenaikan tipe ini, tentunya penanganan di Polda Riau sama dengan penanganan Polda-Polda tipe A lainnya.
“Kinerja personel dan cara penanganannya, harus lebih dari sebelumnya. Jajaran harus memaknai dan memerankan fingsi lebih optimal dan profesional serta mendukung program promoter,” jelasnya.
Upacara dihadiri oleh seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daera (Forkopimda) Riau. Sebagai peserta upacara nampak dalam barisan adalah Prajurit Polri, Prajurit TNI AD dari Denrudal dan dari Den Zipur, Satpol Air dan Sat Brimobda Riau.
Dalam amanatnya Wakapolri mengatakan bahwa kenaikan type Polda Riau akan diimbangi dengan kenaikan jumlah personil Polda Riau yang juga berarti kenaikan anggaran.
Kenaikan type ini menurut Wakapolri karena letak geografis Riau yang sangat strategis dan berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Secara aspek keamanan Riau juga sangat rentan terhadap kejahatan transnasional. Dengan adanya tantangan inilah type Polda Riau diputuskan untuk ditingkatkan menjadi type A untuk menghadapi tantangan zaman ke depan yang lebih global.
Adanya kenaikan type ini, lanjut Wakapolri, diharapkan Polda Riau akan mampu menjawab tantangan kebutuhan masyarakat yang harus dilayani. Polda Riau juga diharapkan mampu menjaga soliditas TNI dengan Polri dan seluruh aparatur pemerintahan lainnya di wilayah Riau.( MK )














