INDRAMAYU, RADAR-X.net – PLTU Indramayu menaruh perhatian terhadap seorang tenaga kerjanya yang meninggal dunia di rumah kontrakan yang ditempatinya, Kamis (2/6).
Karyawan bernama Junifer (33) asal Sumatera Utara tersebut, ditemuikan tergeletak oleh warga sekitar kontrakan.
Manajer Keuangan dan administrasi PT PJB UBJOM PLTU Indramayu, Bayu Ian Kusuma, mengatakan, penyebab kematian Junifer masih belum diketahui. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan.
“Jenifer ditemukan oleh warga dalam kondisi sudah meninggal dunia. Rumah kontrakan yang ditempati Almarhum Jenifer lokasinya di Pamanukan, Kabupaten Subang. Terkait penyebabnya masih belum diketahui. Oleh karenanya kami memberikan perhatian terhadap kasus kematiannya,” kaya Bayu, kepada awak media.
PLTU Indramayu, lanjut Bayu, sudah melakukan koordinasi dengan Kepolisian setempat. Pihaknya mendukung upaya proses penyelidikan yang dilakukan Kepolisian.
“Kami menindaklanjuti kasus ini, selain bentuk perhatian dan kepedulian terhadap karyawan yang tertimpa musibah atau meninggal dunia, juga ingin mengetahui pasti penyebab dari kematian Almarhum Jenifer.” Kata Bayu.
Bayu menerangkan, Junifer merupakan karyawan dari PT PJBS yang bertugas sebagai Senior Operator Regu B PLTU Indramayu. Almarhum Junifer sedang menjalani cuti besar, yakni sejak tanggal 23 Mei 2022
“PLTU Indramayu menyampaikan bela sungkawa atas kejadian ini dan akan memberikan dukungan kepada pihak keluarga agar proses investigasi dapat terlaksana secara efektif. Selain mengawal kasus ini, kami manajemen PLTU Indramayu membantu proses pemulangan jenazah Almarhum ke kampung halamannya,” ungkapnya.
Bayu menambahkan, perhatian dan kepedulian pihaknya itu merupakan bentuk komitmen manajemen PLTU, memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja bagi karyawannya. Menurutnya kesehatan dan keselamatan kerja bagi karyawan PLTU Indramayu merupakan prioritas.
(Nas)














