BeritaBudayaTerbaru

Pesona Nagari Limau Puruik 2019

188
×

Pesona Nagari Limau Puruik 2019

Sebarkan artikel ini

PADANG PARIAMAN, radar-x.net – Masyarakat ranah dan rantau Nagari Limau Puruik, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman, menggelar pesona nagari dengan memadukan Alek Nagari Limau Puruik selama dua hari dari 16 – 18 Agustus 2019.

Salah satu kolaborasi seni modern dengan tradisi yang berbasis Minangkabau akan ditampilkan di Alek Nagari Limau Puruik, Masyarakat ranah dan rantau Nagari Limau Puruik, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman, menggelar alek nagari dengan memadukan seni tradisi dan modern berbasis budaya Minangkabau yang selama ini hidup dan berkembang di Nagari setempat. Selain seni, juga diangkat permainan anak nagari.

Peristiwa budaya yang diberi nama “Pesona Nagari Limau Puruik”, digelar di Korong Pasa Balai, dengan menampilkan seni tari silek galombang, indang, gandang tambua, pertunjukan kuliner tradisional pariaman, pantomin pariaman. Sedangkan untuk olahraga ada turnamen sepak bola Sumbar Riau. Cabang olahraga ini sangat populer di Padang Pariaman.

Menurut Koordinator Alek Nagari Limau Puruik, alek nagari ini dihadirkan berangkat dari respons positif terhadap perkembangan zaman yang terkesan menjauhkan anak kamanakan dengan lingkungan budayanya.

“Alek ini dilaksanakan atas respons ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai dan Pemerintah Nagari Limau Puruik terhadap masa depan seni dan tradisi budaya Minang di Nagari Limau Puruik. Semua elemen masyarakat berinisiatif untuk memujudkan hadirnya kegiatan yang bisa diapresiasi dan menjadi inspirasi bagi anak nagari untuk mencintai budaya yang mereka punya,” kata Wali Nagari, yang juga putra Nagari Limau Puruik ini, Sabtu (16/08/2019).

Sosok yang juga aktif di Komunitas Sumbar Kreatif ini menjelaskan, Alek Nagari diharapkan mampu menjawab kegelisahan para tokoh-tokoh masyarakat di Nagari Limau Puruik.

“Alek nagari dikesankan sebagai ajang silaturahmi dan kesempatan pulang kampung bagi anak rantau. Untuk Alek Nagari Limau Puruik, anak nagari yang berada di parantauan di Batam, Pekanbaru, Bengkulu, Medan, Jakarta, malah yang berada di Singapura, sudah banyak yang menyatakan akan pulang saat alek nagari digelar. Selain itu, masyarakat di sekitar juga akan tumpah ruah di alek tradisi ini, Kegiatan ini tentu akan berdampak pada ekonomi masyarakat,” tambaj salah satu perantau.

Sementara itu, Dari Pucuk Pimpinan Adat Nagari Limau Puruik dan Ketua Kerapatan Adat Nagari Limau Puruik, mengaku sangat aspek dan mengapresiasi digelarnya alek nagari ini.

“Alek Nagari Limau Puruik ini salah satu kegiatan budaya dan ruang silaturahmi bagi anak nagari, baik yang berada di kampung dan juga di rantau, serta masyarakat sekitar. Selain ini, hal ini sebagai upaya mendekatkan seni-seni tradisi dan permainan tradisi Minang bagi generasi muda,” kata salah satu pemuka adat Limau Puruik.

Jajaran Pemerintahan Nagari Limau Puruik, sejak dari wali nagari hingga perangkat wali korong, Bamus, LPM seluruh unsur niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, pemuda dan bundo kanduang bekerja keras agar kegiatan ini berjalan sesuai dengan rencana dan sukses.

“Nagari Limau Puruik salah satu nagari binaan dari ISI Padang Panjang untuk lima tahun ke depan. Kita telah lakukan berbagai pelatihan dengan fasilitator pengajar di ISI Padang Panjang. Anak-anak nagari dan semua elemen sangat mendukung kegiatan pengabdian masyarakat ini,” jelas Wali Nagari.

Ketua Pelaksana Alek Nagari Limau Puruik mengatakan, sampai saat ini semua persiapan sudah untuk alek nagari tidak ada masalah.

“Semua persiapan sudah mantap, dan semoga tak kendala yang signifikan,” kata ketua pelaksana.

Terkait dengan itu pula, selain penampilan seni, juga diagendakan pertemuan basamo antara tokoh dan pemuka masyarakat dengan perantau yang mengagendakan program pembangunan dan upaya pencapaian peningkatan ekonomi masyarakat.

“Pertemuan basamo dengan perantau mengadakan beberapa agenda antara lain soal pembangunan berkelanjutan dan program membangun karakter anak nagari akan dibincangkan, termasuk tentu saja tentang alek nagari ini,” pungkasnya. (SSC) tradisi dan modern berbasis budaya anak Nagari. (Hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page