![]() ![]() |
| Foto : Wawan, |
TASIKMALAYA – Pesawat heli latih fiver cesna 172 FIVER WARIOR yang bertuliskan PK-PBG milik sekolah penerbang perkasa Nusawiru Pangandaran, jatuh di tengah persawahan milik warga, di Kampung pongpok lalay, Rt.003/Rw.02, Desa Kujang, Kec. Karangnunggal, Kab. Tasikmalaya, peristiwa tersebut terjadi, Kamis (18/08/16) pukul 15.55 WIB.
Berdasarkan informasi, berawal kejadian pesawat tersebut, berangkat dari pelabuhan Nusawiru Cijulang pangandaran dari pukul 14.50 WIB, menuju area latihan pantai cipatujah, ketingggian kurang lebih 3000 kaki dari atas permukaan laut sampai di Cipatujah, pesawat mengalami trouble.
Kemudian di ketinggian seribu meter pesawat mulai mengalami penurunan ketinggian, maka pilot dengan kemampuan yang ada mencari arah yang tidak ada rumah penduduk dan pesawat jatuh di tengah persawahan di kampung Pongkok Lalay, desa Kujang, Kab. Tasikmalaya.
Menurut keterangan menejer sekolah penerbang perkasa sdr. Rudofl, bahwa pesawat sudah lost atau hilang kontak sekitar pukul 15.10 WIB, dan penyebab terjadinya belum bisa diketahui, Untuk korban dalam keadaan selamat hanya mengalami luka lecet dan sedikit syock saja, serta sudah dibawah ke Puskesmas Karangtunggal, menggunakan randis Polsek Karangtunggal.
Sedangkan posisi jatuhnya, hanya menimpah persawahan sehingga pesawat tidak mengalami kerusakan parah dan seluruh penumpang selamat.
Sementara itu, pesawat yang jatuh masih berada di lokasi dengan diberi garis Police Line, dan di jaga oleh anggota polsek Karangtunggal, koramil, perangkat desa dan warga sekitar di TKP.
Disamping itu, permintaan dari direktur sekolah, penerbang kondisi dan posisi pesawat jangan ada yang menganggu sebelum ada pemeriksaan dari tim KNKT.
Data penumpang yang di himpung radar-x.net. Pilot bernama Yosaphat Lintang Nitibaskara, asal Pekalongan, kota Pekalongan, Jawa Tengah, di dampingi oleh pelati bernama Muh. Arif Radifan, dan Muh. Fadhli Radifan, asal desa Pondok Pucung, Kec. Karang Tengah, kota Tanggerang Banten.(Wawan)















