![]() ![]() |
| Ir. Joni Budi Utomo, Ketua Persid Junior, Foto : Herry |
JEMBER – Persid Junior yang berdiri sekitar 2 tahun yang lalu, saat ini sudah membuka akademi Persid, semacam sekolah sepak bola untuk usia dini, membina anak-anak yang potensi yang ada di seluruh pelosok Jember, mulai U 10. U 12. U 14, U 16 dan U 17.
Ir. Joni Budi Utomo , Ketua Persid Junior, menyampaikan, “Kita membina anak-anak dari berbagai kecamatan, yang sudah kita didik berasal dari 27 Kecamatan sekabupaten Jember karena dari 3 Kecamatan kota dan Rambipuji tidak ada yang masuk. Setiap minggu kita sparing di desa sambil nyari anak-anak yang Potensi untuk kita tawari gabung, karena U 16 dan U 17 latihannya di Mlokorejo Puger,U 12 dan U 14 di stadion, Persid Yunior itu ada U 10, U 12, U 14, U 16 dan U 17. Selain membina Tim Persid kita juga buka Persid Junior di bawah Persid, nanti kita saring anak-anak terbaik, kita masukkan untuk mendukung Persid.” Terang saat mengikuti Pertandingan Go Thia Cup 2016 di Jember Sport Garden (JSG). Minggu (30/05/2016)
Persid Yunior pada pertandingan Go Thia Cup 2016 turut berpartisipasi dengan mengirim beberapa Tim untuk bertanding, pada Minggu dan Senin (29-30 Mei) di JSG Jember. “Dalam pertandingan ini, Akademi Persid dalam 3 Pool ada 3 klub, U 16 sudah lolos 8 besar sedangkan U 14 dipastikan gagal, sekarang babak penentuan juara group.” Kata Joni yang sekarang juga dipercaya LSM-Lira (Lumbung Informasi Rakyat) sebagai Ketua Bidang Olah raga.
Ada alasan mengapa Persid Junior didirikan, “Kita ingin menggairahkan, ingin mengawali sepak bola di Jember sesuatu yang benar, kita menginginkan kompetisi di usia yang benar dan tidak mengajari anak-anak itu pencurian umur, data yang benar karena momok di sepak bola itu adalah di pencurian umur dan kita ingin Persid yang kita pegang ini, mengajari anak-anak untuk bermain bukan target juara yang kita fokuskan memang pembinaan ke usia dini untuk sepak bola yang bermartabat dan yang benar, fair play.” Pungkas Joni.(herry)














