BeritaKesehatanTerbaru

Pencegahan Stunting Sejak Dini, TPID Kecamatan Wringin Gelar Pelatihan

×

Pencegahan Stunting Sejak Dini, TPID Kecamatan Wringin Gelar Pelatihan

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO, radar-x.net – Mencegah stunting, Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Wringin mengadakan pelatihan pengembangan sumber daya manusia pemerintah desa dan Kader Pembangunan Manusia (KPM), di Pendopo Kantor Kecamatan Wringin, yang diikuti oleh seluruh kader KPM se-Wilayah Kecamatan Wringin, Senin (21/10/2019).

Dikatakannya, bhwa Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman terkait persolan stunting yang berakibat pada pertumbuhan anak. “Mengingat tingginya angka stunting di Kabupaten Bondowoso sehingga perlu adanya sinergisitas dari semua pihak utamanya di desa. Guna untuk pencegahan dan pengentasan stunting.” Ujar Mas’ud Ubaidillah selaku Pendamping Desa Kecamatan Wringin.

Mas’ud menjelaskan, Kader inilah yang akan memantau perkembangan tumbuh kembang anak dan ibu hamil desa dampingannya. Meski di Kecamatan Wringin data yang ada terkait dengan stunting tergolong kecil namun kegiatan pencegahan stunting sejak dini perlu di lakukan agar tidak semakin berkembang. Kegiatan ini sangat perlu banyak dorongan dari semua pihak khususnya desa.

Pelatihan kali ini, Lanjut Ubai sapaan akrabnya, untuk memberikan pemahaman dan pentingnya KPM. Dengan harapan KPM mampu mempromosikan kesehatan utamanya bagi Ibu Hamil dan anak hingga umur 2 tahun.

“Oleh karena Itu, Pelatihan KPM akan terus digalakkan untuk memberi semangat kepada para KPM agar selalu bersinergi dengan semua pihak Pemerintah Kecamatan, Desa, dan Pihak kesehatan.” Jelas Ubai.

Dikesempatan yang sama, Vera Selaku Tenaga Promosi Kesehatan Kecamatan Wringin, yang juga sebagai pemateri menyampaikan, bahwa melalui data yang dihimpun oleh Puskesmas Wringin, terdapat 95 anak yang terindikasi stunting.

“Program ini sangat membantu pihak kesehatan di masing-masing wilayah di Kabupaten Bondowoso dalam penanganan stunting. Namun, dengan melihat kinerja KPM ini sangat lah banyak. Kami berharap kepada pemerintah Kabupaten Bondowoso juga dapat memperhatikan Kesejahteraannya melalui dana desa,” kata Vera.

“KPM ini harus mendata semua anak dari usia 0 sampai 100 kehidupan atau sampai umur 2 Tahun dan mendata perkembangan Ibu hamil.” Imbuhnya. (Abas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page