Pemkab Berikan Kartu BPJS Kesehatan Gratis Pada 2000 Tukang Becak

- Penulis Berita

Sabtu, 23 Desember 2017 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Berikan Kartu BPJS Kesehatan Gratis Pada 2000 Tukang Becak

JEMBER, radar-x.net – Dalam rangka memberikan kesejahteraan pada tukang becak di Jember, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam hal ini, Bupati memberikan bantuan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan gratis pada 2000 tukang becak dan keluarga di Jember, yang di undang di aula atas gedung PB. Sudirman Rabu (20/12) siang.

Hadir dalam acara tersebut selain Bupati dr. Faida MMR, para kepala OPD, kepala BPJS Kesehatan, Tanya, kepala Bank Jatim Islah, Kadishub Isman Sutomo, perwakilan Polres dan undangan yang tak bisa di sebutkan nama satu persatu, bahkan ribuan tukang becak yang memang di undang khusus oleh Bupati dan sekalian bertatap muka langsung dengan tukang becak tersebut.

Bupati dr. Faida MMR pada sejumlah media mengatakan, bahwa ini adalah kongres tukang becak yang pertama, masak kongres hanya untuk orang tertentu saja tukang becak boleh juga. “Kami sengaja mengundang mereka tukang becak yang jumlahnya 2000 ini untuk mendapat kartu BPJS kesehatan gratis dari Bupati, termasuk juga anak dan istrinya, yang dianggarkan dari APBD Jember. Selain itu juga di bukakan rekening bank Jatim agar mereka juga bisa menjadi orang pada umumnya yang biasa di bank,” ungkap mantan pimpinan Bina Sehat ini.

Selain itu, tambah Faida, para tukang becak ini akan kami beri seragam dan topi serta sepatu agar tampilannya lebih baik lagi sesuai dengan jaman sekarang, bahkan mereka biar kelihatan bahwa ini tukang becak yang telah di bina dengan benar, dan becaknya harus di hias agar kelihatan lebih baik dan merasakan becak wisata, selain tersebut mereka agar tidak sakit-sakitan pada musim hujan, akan di beri jas hujan untuk pada saat musim hujan seperti saat ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut Faida mengatakan, untuk sementara 50 becak yang akan di hias dulu selebihnya menunggu hingga jumlah becak yang 2000 akan kami hias semua, agar terkesan apabila naik becak di Jember seakan berwisata.

“Diantara mereka ini para tukang becak ada putra/putrinya yang sudah kuliah di bangku perguruan tinggi, sehingga kami bantu setiap bulan 150 ribu rupiah, bahkan juga mereka akan masuk di dalam daftar 5000 penerima beasiswa tersebut, selain itu kami mengharap minimal putra dan putri tukang becak di Jember lulus SMA.” Pungkasnya. (Bas/Dik/Rul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Murung Raya Sambut Baik Pemkab Tekan Harga Serta Distribusikan Beras SPHP
Partai PDI Perjuangan di Pastikan Menduduki Pimpinan DPRD Murung Raya
Terkait Potongan Honor Linmas Desa Lembengan, Berikut Hasil Klarifikasinya
Doni Raih Suara Caleg Cukup Tertinggi di Davil III, Patut Diperhitungkan Pilkada 2024
Hari Terakhir Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten Batu Bara Berjalan Lancar
DPRD Mura, Apresiasi Pemilu Berjalan Aman Dan Kondusif
Dewan Minta Potensi Desa Bisa Dioptimalkan
Pelayanan Dukcapil Mlayu, Hadir Di Acara Program Gerakan Pasar Murah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:45 WIB

Proyek Jaringan Irigasi Balai Besar Pengairan Diduga Jadi Ajang Mark Up Anggaran

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:23 WIB

PPTK Bungkam, Hotmix di Dusun Lidah Dasri Belum Setahun Sudah Retak dan Terangkat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:08 WIB

Dodo Arman Hadiri Undangan Polda Sumsel, Klarifikasi Laporan Dr Ahmad Rizali

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:58 WIB

Terjadi Dugaan Pelanggaran, Ketua Koordinator PKBM Banyuwangi Bungkam

Senin, 19 Februari 2024 - 20:34 WIB

Dinas Perdagangan Sumatra Selatan Dilaporkan ke Kejagung RI

Minggu, 18 Februari 2024 - 21:13 WIB

Terkait Dugaan Mark Up Data, Ketua Amblas Akan Laporkan PKBM Lestari Kebun Dalem ke Kejaksaan

Minggu, 18 Februari 2024 - 15:06 WIB

PKBM Lestari desa Kebun Dalem Banyuwangi Disinyalir Mar Up Data

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:06 WIB

Kasudin Cipta Karya Jakarta Timur, Diduga Menerima Gratifikasi dan Menyalahgunakan Jabatan

Berita Terbaru