BATU BARA, RADAR-X.net – Pemkab Batu Bara Bersama Tokoh Nelayan lakukan pembahasan Laporan Akhir, Penyusunan Master Plan Perikanan Kab. Batu Bara 2022-2032,,di Aula Rumah Dinas Bupati Komplek Inalum Tanjung Gading, Jumat (10/12/2021)
Bupati Batu Bara Ir. Zahir M.AP, diwakili Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Mukhlis SH.i MS.i didampingi Kadis Perikanan Antoni Ritonga SP dan Tenaga Ahli Universitas Setia Budi menyampaikan, Pengembangan sektor kelautan dan perikanan kab. Batu Bara saat ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan “AZNABLE THE TROPMAN GOLD” dan juga agenda nawacita aspek kemaritiman menjadi pondasi pembangunan Indonesia dan juga UU nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan.
“Pengembangan sektor kelautan dan perikanan sesuai dengan yang disampaikan oleh Presiden dalam RPJM 2005 sampai dengan 2025, laut adalah masa depan Bangsa. Selain itu konsep nawacita pada poin 7 menjelaskan Pemerintah berusaha untuk mewujudkan pengendalian ekonomi dengan sektor-sektor strategis ekonomi salah satunya adalah kelautan dan perikanan.” Papar Muhklis
Muhklis menjelaskan, Posisi strategis Kab. Batu Bara yang berada di jalur transportasi dimana selat Malaka sebagai poros Maritim Dunia, Kabupaten Batu Bara mempunyai potensi besar dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan.
Kemudian potensi lestari sumberdaya ikan Indonesia mencapai 9,9 juta ton pertahun, dan potensi perikanan budidaya air tawar Indonesia tercatat lebih dari 2 juta hektar.
” Potensi kelautan dan perikanan tidak hanya mencakup produksi tetapi juga pengelolaan kawasan konservasi dan pesisir agar pengembangan sektor kelautan dan perikanan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.” Terang Muhklis.
Ia juga menjelaskan, saat ini tingkat kemiskinan kawasan pesisir masih tinggi dikarenakan pengelolaan masih dasar dan blm optimal oleh karena itu perlu disusun perencanaan pembangunan kelautan dan perikanan dalam rangka jangka panjang, menengah, dan jangka pendek dlm kontes perencanaan pembangunan di daerah secara Strategis dan komprehensif.
“Aktivitas Perikanan yang berkelanjutan dapat dicapai melalui pengelolaan Perikanan yang tepat dan efektif yang umumnya ditandai dengan meningkatnya produksi dan kesejahteraan manusia dan juga terjaganya kelestarian sumberdaya ikan dan kesehatan ekosistemnya,” tambah Kepala Bappeda.
“Dari beberapa hal di atas jelas bahwa rencana pemaparan hasil penyusunan dokumen master plan Perikanan tahun 2022-2032. Pada hari ini sangat penting guna membutuhkan rencana pemerintah dalam mengambil kebijakan terkait sektor perikanan di kab. Batu Bara.” Tutup Kepala Bappeda.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tanjung tiram, Camat Talawi Kepala Desa Bandar Rahmat DPC HNSI, PNTI, Batu Bara, dan Tokoh masyarakat Nelayan. (Ham)














