Aceh Tenggara, Radar-x.net – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara terus melakukan penanganan banjir bandang di beberapa Kecamatan yang terdampak beberapa waktu lalu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Aceh Tenggara Nazmi Desky didampingi Kadis Kominfo, Zul Fahmy menjelaskan, bahwa penanganan yang dilakukan diantaranya mengangkat Material -material lumpur, bebatuan dan kayu gelondongan.
Dengan menggunakan alat berat di lapangan berupa Excavator, Dump truk, Loader, Grader, Excavator mini dengan 28 unit, dimana rincian 10 unit dari Pemda dan 18 unit dari BPJN Aceh.” Kata Nazmi kepada Radar-x.net, Minggu (26/11/2023).
Kata Nazmi Desky, alat berat kita sebar di beberapa titik, untuk membersihkan material lumpur, bebatuan dan kayu gelondongan yang memupuk di jalan Nasional.
Seperti di Desa Kuning I Kecamatan Bambel, Desa Lawe Dua, Rikit Bur, Kecamatan Bukit Tusam, Desa Pasar Puntung, Kecamatan Semadam dan Desa Lawe Tua Persatuan, Kecamatan Lawe Sigala gala.
“Para ASN di Kabupaten Aceh Tenggara turut membantu membersihkan lumpur yang masuk ke rumah warga, sebagian membantu membersihkan pasilitas umum seperti Sekolah dan Masjid.”Ujarnya.
Akibat dampak banjir yang terjadi mengalami kerugian seperti permukiman, jalan dan jembatan, saluran irigasi, lahan pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, kesehatan serta pendidikan diperkirakan Rp 56.473.300.000 (lima puluh enam Milyar empat ratus tujuh puluh tiga juta tiga ratus ribu rupiah). Tandasnya. (RH).














