Kesehatan

Pelayanan Puskesmas Omben Dipuji Warga, “Karang Taruna” ; Pantas Diajungi Jempol

×

Pelayanan Puskesmas Omben Dipuji Warga, “Karang Taruna” ; Pantas Diajungi Jempol

Sebarkan artikel ini

MADURA-SAMPANG, Radar x. net – Pelayanan prima yang ditunjukkan oleh petugas dari unit pelaksanaan teknik daerah – pusat kesehatan masyarakat (UPTD-Puskesma) Kecamatan Omben terhadap pasien mendapat pujian dari masyarakat. 20/07/2022

Pasalnya, para petugas dari UPTD tersebut betul-betul melaksanakan kewajibannya dalam melayani masyarakat sebagai pelayan publik disektor kesehatan.

Menanggapi dan menilai hal tersebut, Ketua Karang Taruna Kecamatan Omben Makmun Villa, dengan santun memberikan tanggapan positif disertai ajung jempol.

“Saya sangat berterima kasih kepada semua petugas kesehatan atau tim medis khususnya bagi kepala Puskesmas di UPTD Puskesmas Omben, karena telah melayani masyarakat dengan baik dan tanggap.” Tutur ketua Karang Taruna Kecamatan Omben.

Pihaknya menilai, bahwa pelayanan di UPTD Puskesmas Omben betul-betul seperti apa yang diharapkan oleh masyarakat, sehingga banyak menuai pujian dan Do’a, seperti yang utarakan keluarga atau orang tua pasien (Fatimatus Sahroh asal warga Desa Sogian Kecamatan Omben), Abd. Rohman.

Pantauan media Radar x dilapangan, Abd. Rohman orang tua pasien nampak mulai ceria dengan senyum luas setelah melihat putrinya sudah bisa dipastikan boleh pulang petugas keaehatan lantaran sudah banyak perkembangan pada pasien.

Menurutnya, selama putrinya dirawat inap di UPTD Puskesmas Omben melalui jaminan kesehatan dari Pemerintah (BPJS), putrinya juga mendapatkan pelayanan yang prima dan pengawasan yang ekstra dari petugas kesehatan di Puskesmas tersebut.

“Kami sekeluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak, yang bertugas di UPTD Puskesmas Omben karena telah merawat dan memantau kondisi dari putri saya.” Ucapnya, saat ditemui sepulang dari Puskesmas Omben.

Terpisah, menurut Kepala UPTD Puskesmas Omben drg. Yuanita, bahwa dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat yang maksimal dibutuhkan suatu unit pelaksana teknis, yang melakukan pelayanan sesuai dengan bidang dan tugasnya. Unit pelaksana tersebut bertanggungjawab kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

“Hal ini sesuai dengan tata kelola perangkat daerah yang telah diatur dalam beberapa peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jika ada keterlambatan dalam pelayanan, maka perlu dimaklumi karena kami juga memiliki keterbatasan, namanya juga manusia.” Jelas Yanaita dengan santai.

“Melayani dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada semua pasien, baik itu yang ikut umum, maupun yang melalui BPJS, semua pelayanannya samandan dimaksimalkan. Karena itu memang hak prioritas kami.” Ungkapnya

“Dan kami tidak akan membeda-bedakan pasien, antara umum dan BPJS, semuanya akan kami layani dengan baik.” Imbuh Yuanita

“Tidak hanya itu,” sambung Yuanita. “Semua masyarakat yang mau berobat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas, terlebih dahulu kami tanyakan kepada mereka, siapa tau mereka adalah peserta (PBI) penerima bantuan iuran dari pemerintah.” Cetus drg. Yuanita

Hingga berita ini ditulis, Yuanita berharap kepada semua elemen Masyarakat, termasuk pada Karang Taruna, supaya bisa membantu untuk menyampaikan informasi dan mensosialisasikan kepada Masyarakat tentang PBI dan cara mendapatkan bantuan pelayanan kesehatan secara gratis.

(Wahed/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page