SIDOARJO, RADAR-X.net – Desa Wonoayu Kec. Wonoayu Sidoarjo jawa timur, mengadakan tradisi tahunan yaitu pagelaran wayang kulit dalam rangka ruwah bumi/desa.
Selain itu, pergelaran Wayang kulit ritual manifestasi rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala yang telah diperoleh dari hasil bumi, dan dijauhkan dari wabah penyakit tujuannya selain rasa syukur tadi sekaligus sebagai tindakan tolak bala dan penghormatan terhadap para leluhur.
Ruwah bumi yang diselenggarakan di pendopo balai desa Wonoayu, pada Sabtu (17/2/2024), ini masih dipelihara dan dijalankan dengan sangat khidmat oleh masyarakat desa Setempat maupun dari wilayah desa lain, sesuai yang diwariskan sesepuh terdahulu, antusiasme warga begitu terasa terlihat dari banyaknya warga yang mengikuti acara tersebut.
Setelah penampilan tari Remo, Ngidung dan campursari, acara dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh dalang Ki Dalang Supriyadi.
Supriyadi BSc. Selaku Kepala Desa Wonoayu dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, sehingga bisa diselenggarakan ruwah desa dalam wujud pagelaran wayang kulit pada malam hari ini.
Ia juga mengajak masyarakat khususnya para anak muda bersama-sama untuk saling menjaga dan melestarikan tradisi kita jangan sampai tergerus zaman dan apalagi hanya tinggal nama saja akibat modernisasi dan arus globalisasi.
“Mari kita lestarikan warisan budaya leluhur ini menjadi tradisi,” ucap Kepala desa Supriyadi BSc.
(Aris)














