BATU BARA, RADAR-X.net – Pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten Batu Bara tahun anggaran 2022 yang dianggarkan sebesar Rp.161.997.313,940,00,- (161 miliyar 997 juta 313 ribu 940 rupiah) dan hanya terealisasi sebesar Rp.132.677.602.294,44,- (132 miliyar 677 juta 602 ribu 294 rupiah 44 sen) menurun sebesar Rp.29.319.711.645,56,- (29 miliyar 319 juta 711 ribu 645 rupiah 56 sen).
Hal itu disampaikan Chairul Bariah dari Fraksi PAN saat Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Penyampaian Nota Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Batu Bara TA. 2022 yang digelar diruang Rapat Paripurna yang dihadiri Ketua DPRD Safi’i SH, Wakil Ketua 1 dan II DPRD Batu Bara, Bupati Batu Bara diwakili Asisten 1 Rusian Heri, Sekretaris DPRD Izhar Fauzi dan Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, Selasa (20/06/2023).
Lanjut, Chairul Bariah menyampaikan, Fraksi PAN memandang bahwa pendapatan asli daerah (PAD) tahun anggaran 2022 belum bisa sesuai target yang di harapkan, terkait hal tersebut Fraksi PAN mohon penjelasan!.
Terkait dengan belanja daerah tahun 2022 dianggarkan sebesar Rp1.288.459.697.330,00,- (1 triliyun 288 miliyar 459 juta 697 ribu 330 rupiah) dan terealisasi sebesar Rp1.194.002.086.885,22,- (1 triliyun 194 miliyar 2 juta 86 ribu 885 rupiah 22 sen) atau mengalami penurunan sebesar Rp.94.457.610.444,78-, (94 miliyar 457 juta 610 ribu 444 rupiah 78 sen). menanggapi hal tersebut Fraksi PAN berharap belanja daerah untuk tahun yang akan datang harus sesuai target yang diharapkan, terkait penurunan target tersebut fraksi pan mohon penjelasan!
Sebelumnya, Chairul Bariah menyampaikan, Fraksi PAN sangat mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah kabupaten Batu Bara khususnya kepada Bupati dan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah menunjukan kinerjanya dalam rangka memajukan kabupaten Batu Bara yang di cintai.
Hal itu kata Chairul, terbukti dengan adanya laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten Batu Bara dalam 5 tahun berturut-turut memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang telah di audit oleh badan pemeriksa keuangan (BPK) perwakilan provinsi sumatera utara terhadap akun-akun keuangan yang disajikan.
Menurutnya, ini menandakan sangat baik dari segi pengelolaan keuangan daerah secara administrasi akuntansi, namun harus disadari masih terdapat beberapa hal yang perlu mendapat perhatian, maka dari itu Fraksi PAN berharap untuk tahun yang akan datang dapat tetap kembali dipertahankan guna membangun kabupaten Batu Bara yang lebih baik lagi.
“Harapan kami juga harus ada sinergitas serta kerja sama yang baik antara legislative dan eksekutif supaya visi kabupaten Batu Bara untuk menjadikan masyarakat kabupaten Batu Bara masyarakat industri yang sejahtera, mandiri dan berbudaya dapat tercapai, “harapnya.
(Zey)














