

ACEH TIMUR, radar-x.net – Salah seorang oknum Pemuda, menurut informasi sebagai Wakil Ketua Pemuda Desa/Gampong Bandar Baroe Kecamatan Indra Makmu Kabupaten Aceh Timur, bernama Darwin, diduga kuat telah melakukan tindakan menghina dan memojokkan wartawan.
Insiden tersebut berlangsung saat meliput kegiatan musyawarah Desa melontarkan kata-kata “Orang Media asal uang semua benar”, dan setelah kegiatan bubar dihalaman Meunasah melakukan protes terhadap pemberitaan media selama ini di Desanya tanpa memiliki Legal Standing di Gampong Bandar Baroe alias Bortren. Pada Minggu pukul 22.35 Wib (12/08/2018).
Anggota media yang turut hadir dan juga mendengar pernyataan dan protes tersebut Adi Selitonga, Wartawan media radar-x.net wilayah Aceh dan Nurdin dari Media Brantas Kriminal yang juga warga setempat.
Adi Selitonga, pada Selasa (14/08/2018), saat ditemui wartawan media yang lain membenarkan pernyataan Darwin, katanya ‘Orang media kalau ada uang semua benar’, ucap Adi Selitonga review kata-kara Darwin.
“Dari pertama kehadiran kami (Wartawan), Darwin sudah menyindir-nyindir kata-kata terhadap kami, malahan Darwin memancing – bahasa sindiran kepada Bang Syahrudin Adi Putra rekan saya dari radar-x.net wilayah Aceh juga. Darwin tidak punya hak komplen pemberitaan yang kami terbitkan, apalagi tidak ada satu pun pemberitaan terkait nama dia,” jelas Adi Selitonga.
Menurut Nurdin dari media brantas kriminal menegaskan, bahwa Perilaku Darwin tidak bisa dibiarkan, karena telah langgar Undang-undang pers, Darwin secara terang-terangan memprotes informasi publik di beritakan media, serta terkesan sengaja menyudutkan kinerja pers kepada anggota polsek Indra Makmu yang hadir ditempat kejadian.
” Darwin dapat dikenakan sanksi pidana 2 tahun kurungan penjara serta Denda 500 juta rupiah, atas tindakan dilakukannya melecehkan dan indikasi deskriminatif terhadap wartawan,” tegas Nurdin.
Selain itu, menurut beberapa sumber terpercaya warga Gampong Bandar Baroe kecamatan Indra Makmu yang berada di TKP saat itu kepada awak media mengatakan, “Darwin memang ada melontarkan kata-kata “Orang media kalau ada uang semua benar”. Darwin juga memanggil salah seorang wartawan radar-x.net ke hadapan anggota polsek Indra Makmu yang berada di TKP,” ungkapnya.
Dijelaskannya, Darwin melakukan tindakan menuding wartawan terkait pemberitaan dugaan korupsi ADD di Desa ini, kesannya seolah – olah menyudutkan media dihadapan polisi. ” Sementara, Darwin tidak pernah namanya tersebut dalam pemberitaan itu,” jelas sunber terpercaya warga Gampong tersebut.
Hal senada diungkapkan warga yang lain, ” tidak benar pernyataan Darwin kepada salah seorang anggota polsek, bahwa kedatangan wartawan di Gampong kami, semakin perkeruh suasana, kata Darwin. Menurut kami warga awam ini, justru masuk wartawan semakin terkuak ketidakterbukaannya para oknum perangkat dalam mengelola ADD di Gampong kami,” jelas Sumber yang lain.
” Selama ini ADD di Gampong kami tidak jelas, tidak adanya transparansi terhadap masyarakat. Semenjak kedatangan wartawan ke Gampong kami, kami semakin tahu tentang aturan Dana Gampong, hak-hak kami warga dalam dana Gampong. Malah wartawan kami warga yang undang, supaya kami warga tidak ditakut – takuti dan dibodohi,” katanya lagi.(SAP).














