BeritaPemerintahan

Musrenbang, Bappeda Prop Sebut Jember Sebagai Kota Penting di Jatim

×

Musrenbang, Bappeda Prop Sebut Jember Sebagai Kota Penting di Jatim

Sebarkan artikel ini
Musrenbang, Bappeda Prop Sebut Jember Sebagai Kota Penting di Jatim
Foto: Cho, 
JEMBER – Musrenbang kabupaten Jember yang berlangsung di Aula PB Sudirman, Selasa (23/3/2016) dibuka oleh Bupati Jember dr. Faida MMR, juga dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Provinsi Jawa Timur Ir. Fatah Jasin, Wakil Bupati Jember Drs. KH. Muqit Arief, Forkopimda Kabupaten Jember, Kepala SKPD, Camat, Lurah dan Kepala Desa.
Ka Bappeda Jatim Ir. Fatah Yasin yang memberikan sambutan pertama sebelum pelaksanaan musrenbang mengatakan bahwa Jember merupakan bagian dari kota terpenting di Jawa timur, terlebih Jember pernah mendapat predikat sebagai kota dengan lahan pertanian terluas di jawa timur serta saluran irigasi terbaik, sehingga Jember bisa dikatakan sebagai miniatur Jawa Timur.
“Dalam Musrenbangda seperti ini, saya lihat dihadiri oleh Dandim 0824, Kapolres Jember, ini merupakan modal tersendiri untuk mendorong pembangunan di Kabupaten Jember, apalagi Jember kota terpenting di Jawa Timur sebagai pendongkrak ekonomi,” kata Fatah dalam sambutannya.
Banyaknya alih fungsi lahan pertanian ke perumahan, Kepala Bappeda Jatim mengatakan bahwa hal ini terjadi dikarenakan Jember sudah melakukan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, sehingga hal ini tantangan bagi bupati baru untuk menjaga predikat Jember sebagai kota dengan lahan pertanian terluas.
“Ya karena dalam RPJMN Jember sudah dibuat oleh periode sebelumnya, maka sekarang tantangan untuk bupati yang baru agar memperhatikan betul dan detail aturan setiap perubahan alih fungsi lahan pertanian ke perumahan,” ujarnya
Sementara itu, Bupati Jember dr. Faida MMR menuturkan bahwa proses perencanaan pembangunan Kabupaten Jember wajib mendengarkan aspirasi dari semua pihak. Aspirasi masyarakat luas secara bottom up maupun program dari pemerintah pusat dan provinsi. “Kita harus mendengarkan keinginan masyarakat, jangan sampai pembahasan perencanaan pembangunan tersekat-sekat dengan dinding Kantor Pemkab,” ujar Bupati.
Dalam melaksanakan pembangunan, Bupati komitmen akan memulai dari pinggiran. “Saya dan Bapak Wakil Bupati sepakat bahwa pembangunan di Kabupaten Jember harus dimulai dari pinggiran, karena mereka juga berhak merasakan pembangunan,” pungkas Bupati. (cho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page