Foto : Pedagang pasar bringkoning terlantar di jalan raya
Madura-Sampang, Radar-x, net – Jalur Pantura dari arah Ketapang Sampang – Arosbaya Bangkalan terganggu dengan keberadaan para pedagang pasar tradisional bringkoning Desa Tlagah Kecamatan Banyuates, Sampang Madura Jawa Timur.
Pantauan media Radar x. net, pada Jum’at, 31/03/2023, dilokasi, membanjirnya para pedagang pasar ke jalan raya tersebut hingga menjadi macet, yang diakibatkan dengan ditutupnya sebagian Pasar oleh ahli waris (H. Fadli CS) beberapa waktu lalu.
Ironisnya, para pedagang Pasar harus berjualan diparuh jalan sehingga mengakibatkan arus lalulintas dan perjalanan lumpuh dan macet total, khusus pada Hari Senin dan Jum’at.


Nor, salah satu pedagang pisang di pasar Bringkoning, saat ditemui oleh beberapa media mengatakan bahwa sejak Pasar Bringkoning tutup oleh ahli waris bersama Masyarakat setempat, dirinya harus berjualan dijalan raya tepatnya di depan pasar.
“Sudah lama pak, saya jualan disini, karena pasarnya ditutup.” Ucap Nor
“Kami semua sudah capek pak, selain pendapatan sangat minim, bahkan banyak dagangan saya yang menjadi busuk karena jualannya ditempat yang tidak teratur.” Lanjutnya
“Selain kami harus bayar biaya sewa, kami juga berjualan dengan terlantar di tempat yang panas,” ungkap Nor
Tidak hanya Nor, pedagang pasar yang lain menjerit dengan kondisi seperti ini.
Sementara, Haryadi salah satu keluarga H. Fadli selaku pemilik lahan, saat ditemui di kediamannya mengatakan, bahwa pihaknya tidak akan membuka segel yang sudah dipasang di Pasar Bringkoning, sebelum ada kejelasan dari pihak Pemerintah Kabupaten Sampang.
“Sengaja Kami tutup sebagian dari Pasar Bringkoning, karena itu milik pribadi dari keluarga Kami.” Ucap Haryadi
“Kami tidak semena-mena menutup Pasar Bringkoning, tanpa alasan dan bukti yang jelas.” Imbuhnya
“Kami hanya ingin kejelasan dari Pemerintah atas keberadaan Pasar Bringkoning, dan Kami berharap kepada Pemerintah perhatian yang serius terhadap nasib para pedagang.” Harap Haryadi
Hingga berita ini ditulis, para Pedagang pasar bringkoning nasibnya memprihatinkan dan terlantar
(Korwil Madura/Tim)














