BONDOWOSO, RADAR-X.net – Bermula dari berita miring yang diterima oleh Putra Pengasuh Ponpes Syamsuth Tholibin RY yang beralamatkan di Desa Pakuniran dusun Pendil RT 03 RW 01 Kec. Maesan Bondowoso, diduga melakukan obrolan yang tidak pantas dilontarkan dengan menjelekkan nama Pengasuh Ponpes Syamsuth Tholibin.
Atas kejadian itu, Putra pertama dari pengasuh Ponpes Syamsuth Tholibin merasa tidak terima jika orang tuanya diperlakukan tidak pantas, apalagi seorang tokoh pengasuh pesantren.
Fuadi Tuhfatul Ghufron, S.Pd Putra pertama pengasuh Ponpes Syamsuth Tholibin saat dikonfirmasi di kediamannya menyampaikan bahwa, tidak pantas dikatakan oleh seorang santri menjelekan guru atau pengasuhnya, apalagi Santri tersebut bukan murid dari Syamsuth Tholibin.


“Ya mas setelah saya mendengar dari adik saya bahwa RY (Inisial red) menjelekkan abah saya dan mirisnya dia bukan santri di ponpes kami mas, saat itu juga saya memanggil anak tersebut ke rumah kami untuk diberikan peringatan mas,” ungkap Gus Ghufron, Jumat (28/04/2023).
“Saat tiba di rumah saya RY (Inisial red) dan juga pengasuh MM (Inisial red) yang merupakan pengasuh dari RY, dan sekitar 3 orang lainnya mas disaksikan abah saya mas,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut, pihak korban RY melaporkan kejadian itu kepada pihak yang berwajib yang saat ini ditangani oleh pihak kepolisian Polres Bondowoso.
Di samping itu, yang menjadi terlapor yaitu putra pengasuh Ponpes Syamsuth Tholibin, anehnya terlapor yang dilaporkan korban hanya satu orang saja, padahal dalam kejadian tersebut yang memberikan peringatan juga dilakukan oleh Pengasuhnya sendiri berinisial AM merupakan pengasuh MM.
(Tim)













