![]() ![]() |
| Foto: Dok. Radar-X |
PIDIE – Sabtu (30/07/2016), Pukul 09.45 Wib, bertempat di lokasi pembangunan Pabrik Semen Indonesia/perbatasan antara Gp. Cot Kec. Muara Tiga dan Gp. Kule Kec. Batee Kab. Pidie. Terjadi aksi unjuk rasa anarkis yang dilakukan oleh masyarakat Gp. Kulee Kec. Batee yang berjumlah +_1300 orang, untuk menuntut ganti rugi lahan terhadap PT. Samana Citra Agung yang dipimpin oleh Geuchik Gp. Kulee an. Mahdi Gadeng.
Puluhan Spanduk yang bertuliskan, 1. Pulangkan semua alat berat sebelum menyelesaikan permasalahan dengan masyarakat, 2. Bapak Presiden bantulah kami yang ditindas PT. Samana Citra Agung, 3. DPR jangan tutup mata, 4. Rela mati demi tanah kami, 5. Pemerintah lihatlah kami yang ditindas PT. Samana Citra Agung, 6. PT. Samana Citra Agung tidak mau diajak damai, 7. PT. Samana Citra Agung telah menipu PT. Semen Indonesia, 8. Menolak PT. Samana Citra Agung dan mendukun PT. Semen Indonesia.
Sementara itu, tuntutan Masyrakat,1. Menghentikan pekerjaan yang saat ini sedang dikerjakan oleh PT.Saman Citra Agung, 2. Lahan yang di klaim oleh PT. Samana Citra Agung harus ditinjau dan di ukur ulang, karena tidak sesuai dengan yang sudah di ganti rugi kepada masyarakat Gp. Cot Laweung Kec. Muara Tiga, 3. Lahan Gp. Cot yang sudah dipakai oleh HTI mengapa bisa dikuasai oleh PT. Samana Citra Agung dan sama siapa telah di ganti rugi, 4. Masyarakat meminta agar lahan harus dijual dengan harga yang layak kepada masyarakat.
Akibat kejadian ini, adapun kerugian dari pihak PT. Samana, 1 (satu) unit beko kacanya di lempar batu, 1 (satu) unit mobil kijang Pick-Up di rusak dan dibakar, 4 (empat) unit barak di robohkan, 1 (satu) tangki minyak 16.000 Liter tempat yang berisi penyimpanan BBM solar sebanyak 5000 liter di bakar. (amri/wawan)














