![]() ![]() |
| Banjir, Penjual Es Dawet (Foto:Rull) |
JEMBER – Seorang bapak yang telah tua, dan masih dengan sigapnya melayani pembeli es dawet yang telah ditekuni berpuluh-puluh tahun lamanya. Padahal orang tua ini seharusnya telah menikmati sisa-sisa umur dengan bermain main dengan cucunya dari putra-putri yang berjumlah sepuluh orang tersebut.
Meskipun hari telah senja, jam menunjukkan angka pukul 16.00 WIB sore, tetapi bapak ini masih setia menunggu pelanggan yang akan membeli es dawet yang memang kebanyakan pembeli setiap hari adalah orang yang baru saja dari sawah dan warga sekitar desa Jatimulyo, dan sekitar desa terdekat. Minggu (21/8/2016)
Salah satu warga Desa Jatimulyo, Kec. Tempurejo, Banjir(90) bertahan hidup dengan mengandalkan jualan es selama lima puluh(50) tahun, dengan penghasilan bersih sebesar 10 ribu per hari, bahkan dia berhasil sampai menuntaskan sepuluh orang anaknya hingga dewasa. meskipun tingkat pendidikan renda yang hanya sampai tingkat sekolah menengah pertama(SMP).
“Saya kira kalau di sertai rasa syukur yang tinggi maka akan cukup semua, bahkan saya sampai saat ini telah bersukur masih di beri kesehatan lahir dan batin, masih bisa melayani pelanggan yang pulang dan pergi dari sawah sekitar ini.” ujarnya
“Saya jualan es dawet ini telah 50 tahun, sejak saya masih muda dulu sampai sekarang, tempatnya ya tetap disini(di area pengairan) sejak tahun 1966 yang lalu, saya masih berusia sekitar Empat puluh tahunan. rata-rata perhari jualan penghasilan kotor antara 30 sampai 40 ribu, dengan penghasilan bersih sepuluh ribu(10.000) perhari.” tegasnya
Semua kalau dijalani dengan iklas dan rasa syukur, pasti cukup semua dan bisa di nikmati dengan bahagia, bayangkan anak saya jumlahnya sepuluh dan sekarang semua telah berumah tangga dan tuntas.
Pantauan media radar-x.net, orang tua sepuluh anak ini masih gesit melayani pembeli yang baru saja turun dari sepeda roda dua yang biasa minum di warung tersebut setiap hari.(Rull)














