BONDOWOSO, RADAR-X.net – Desa di Bondowoso disebut-sebut memiliki keelokan seperti Jalan Bali, dan mendadak viral menjadi kawasan favorit traveler untuk foto dan menikmati view yang menawan.
Desa tersebut adalah Desa Botolinggo, yang juga ada di Kecamatan Botolinggo, Bondowoso, Jawa Timur. Lokasi itu menjadi buruan wisatawan lokal yang merupakan penghubung dua desa, yakni Botolinggo dan Kebun Pancur.
Menurut warga Sekitar, Decky mengatakan, jalan tembus yang baru dibangun ini awalnya berupa perbukitan atau gundukan dari batu cadas. Karena diperlukan untuk akses jalan, lantas dikeruk dan dikepras.


Hasil keprasan bukit itu kemudian menjadi view yang menawan dan eksotis. Sebab, keprasan tersebut terbentuklah tebing cadas bak irisan yang elok dipandang mata dan cukup Instagramable.
“Hampir tiap hari, khususnya akhir pekan, kawasan ini selalu ramai. Dari yang sekadar berswafoto, hingga jalan-jalan untuk menikmati view yang ada di sekitar lokasi kawasan.” Kata Decky.
Decky mengungkapkan, Warga lokal melihat peluang sip untuk menambah cuan dengan situasi itu. Sejumlah pedagang dadakan pun mulai membuka lapak di sana. Aneka penganan dan minuman ringan dijajakan pada pengunjung yang didominasi milenial itu.
“Dulu tidak seperti ini mas, jalan itu sempit hanya cukup 1 mobil, jika berpapasan dengan sepada motor saja, salah satu harus mengalah,” kaya Decky saat berbincang dengan media. Kamis (2/12/21).


Ia puas dan tidak menyangka akan menjadi perhatian dan pesona wisata seperti saat ini. Dia bilang view-nya memang menakjubkan dan punya estetika.
“Kayak bukan di Bondowoso. Seperti di jalan Bali menuju Lombok dan juga seperti di kawasan Garuda Wisnu Kencana atau Pantai Pandawa. Apalagi, jalan di bawahnya masih mulus baru diaspal,” ujar Decky.
Decky juga mengatakan, para pengunjung datang ke lokasi tersebut sekitar sebulan belakangan ini. Mereka yang datang mengaku karena pemandangannya masih alami.
“Ramai terus setiap hari, terutama Sabtu dan Minggu. Bahkan hari-hari itu ramainya mulai pagi sampai sore hari,” imbuh Decky
Menurutnya, ramainya Desa Botolinggo, Bondowoso ini tentu saja berdampak secara ekonomi bagi warga sekitar. Warga mulai membuka warung di dekat jalan yang diapit tebing itu. Meski, warung-warung tampak dibangun ala kadarnya, menggunakan kayu.
(Red)














