SAMPANG, radar-x.net – Dibawah pimpinan AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro Polres Sampang Jawa Timur, memberikan bantuan berupa Uang Tunai pada seorang Ibu penjual kacang dan gorengan keliling yang selalu membawa anaknya saat berjualan yang masih berusia tiga tahun.
Pasalnya, Ibu tersebut hanya seorang diri yang menumpang di rumah saudaranya dalam memperjuangkan hidup buah hatinya (Salman Alfarizi 3 Tahun,-red) yang sudah lama ditinggal mati ayahnya. Salutnya lagi disela-sela waktunya setiap subuh ibu tersebut rutin membersihkan masjid yang ada di samping rumahnya.
Berdasarkan pantauan media radar-x di lapangan, saat keliling berjualan Ibu tersebut menerima bantuan berupa uang tunai dari Polres Sampang melalui Kasatlantas Sampang dan satu paket sembako dari Karang taruna desa Aeng Sareh melalui karang taruna kabupaten Sampang. Kamis, 16/07/2020.
Moh. Jakfar Ketua Karang Taruna Sampang yang dipercayai untuk menyalurkan bantuan oleh Polres Sampang mengatakan, dirinya telah menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan satu paket sembako pada Ibu dan Adik Salman Alfarizi seorang yatim.
“Alhamdulillah Kami diberikan kepercayaan oleh Kapolres Sampang dan Ketua Karang Taruna Asmawiyah Aeng Sareh dalam menyalurkan bantuan tersebut kepada ibu yang kesehariannya hidup dengan menjual kacang berkeliling dan juga mencari rongsokan,” ucap Jakfar.
“Kami berterima kasih kepada Kapolres Sampang, Kasatlantas Sampang, Kades Aeng Sareh, Ketua Karang Taruna desa Aeng Sareh, Ketua Karang Taruna desa Tlambah dan teman-teman Karang Taruna Kabupaten,” ungkap Jakfar.
Secara terpisah, Kepala desa Aeng Sareh melalui Jamali Ketua Karang Taruna desa Aeng Sareh mengatakan, bahwa pemberian sembako itu merupakan bentuk kepeduliannya dan Pemerintah desa Aeng Sareh kepada warga yang kurang mampu.
“Kami telah memprioritaskan Anak Salman Alfarizi untuk menerima bantuan setiap setengah bulan sekali dari Pemdes Aeng Sareh,” kata Jamali.
Dijelaskannya, bahwa selama ini honor untuk Kapala desa Aeng Sareh Kecamatan Kabuapten Sampang, dimanfaatkan untuk warganya yang kurang mampu (Artinya:Kepala desa Aeng Sareh Sampang tidak mengambil honor).
“Insya Allah Kepala desa Aeng Sareh akan membantu biaya hidup dan Pendidikan Salman Alfarizi hingga lulus.” Pungkas Jamali. (MK)














