BONDOWOSO, RADAR-X.net – Ternyata belum cukup “sakti” surat dari sekda ke pertamina untuk meredam jeritan masyarakat karena kelangkaan gas LPG 3kg.
Pasalnya, hingga memasuki awal puasa masyarakat kesulitan mendapatkan gas LPG 3kg padahal sangat dibutuhkan untuk keperluan buka dan sahur puasa, bagaimana pemerintah bondowoso menyikapi masalah yang berkepanjangan ini.
Hingga beredar viral di Medsos maupun di WAG, sulitnya mencari gas dan keluhan masyarakat terutama para ibu-ibu rumah tangga ditambah harga melambung tidak terkendali.
Situasi dan Kondisi ini akan mengakibatkan permasalahan yang berat karena sebuah kebutuhan utama masyarakat.
“Nah ini kalau ada kios yang menjual melebihi HET dari pemerintah itu merupakan tindakan yang melanggar. Makanya pemerintah daerah harus bentuk tim untuk mengantisipasi lonjakan harga. Jika ada kios atau toko penyedia gas elpiji yang harganya tidak wajar maka harus diberi sanksi,” kata salah satu aktivis kepada awak media, Selasa (13/04/2021).
Bahkan, para kalangan aktivis, jurnalis dan LSM sudah bersuara keras, namun Pemkab tidak melakukan rilis ataupun informasi publik dengan keadaan yang sangat membuat masyarakat menderita.
Entah bagaimana Pemerintah Bondowoso menyikapi masalah ini sedangkan di kabupaten yang lain tidak terjadi masalah seserius ini, yang menyangkut harkat hidup orang banyak. (Nusul)














