Investigasi

Mashur Timsus DPP LSM KPK Nusantara Akan Membawa Dugaan Kasus Penggelapan Bantuan Alat-alat Pertanian Ke APH

×

Mashur Timsus DPP LSM KPK Nusantara Akan Membawa Dugaan Kasus Penggelapan Bantuan Alat-alat Pertanian Ke APH

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO, RADAR-X.net – Menanggapi persoalan yang sedang santer terkait tindak dugaan penggelapan bantuan Alat Pertanian (Alsintan) oleh Kelompok Tani di Desa Sumber Salam yang diberikan oleh Dinas Pertanian membuat geram LSM KPK Nusantara.

Melihat hal tersebut DPP LSM KPK Nusantara memerintahkan kepada team khususnya untuk menginvestigasi kejadian tersebut ke Desa Sumber Salam, Kecamatan Tenggarang untuk mengumpulkan beberapa bukti valid untuk dibawa ke ranah hukum kalau memang terjadi ada penggelapan bantuan tersebut.

“Bantuan yang diperuntukkan untuk kelompok Tani tersebut bertujuan untuk mensejahterakan petani untuk Mewujudkan Program Ketahanan Pangan. Dengan memberikan Bantuan Alat-alat mesin pertanian (Alsintan) akan tetapi Berbeda yang telah terjadi di Desa Sumber Salam, tidak sesuai tujuan dan harapan pemerintah terutama Dinas Pertanian Bondowoso, dengan seenaknya dijual atau digelapkan oleh beberapa ketua kelompok Tani demi kepentingan Pribadi sendiri,” ujar Mashur Rizwan anggota Timsus DPP LSM KPK Nusantara, Senin (1/11/2022).

Masih kata Mashur, Semua masyarakat petani Desa Sumber Salam Sangat kecewa dengan Ulah ketua Poktan, karena tidak pernah merasakan manfaatnya Bantuan Pemerintah.

“Kita akan membawa perkara tersebut kalau memang benar kepada Aparat Penegak Hukum, (APH), siapa saja yang terlibat dengan persoalan tersebut,” tegasnya.

Lanjut Mashur, kita tidak akan pernah ragu dan segan-segan pasti saya laporkan Kasus ini ke Kejaksaan atau Ke Polres Bondowoso, Karena saya sudah lengkap Data Bantuan tersebut, beserta pengakuan semua ketua Poktan Desa Sumber Salam Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso.

Tidak hanya itu pengakuan Kelompok Tani Sumber Tani 2 Joko Purnomo yang sehari-harinya dipanggil H. Faesol, bahwasanya traktor roda 4 tersebut ada di rumahnya Jumali, setelah kami menemui Jumali ternyata itu bohong.

“Saya tidak tau tentang traktor itu mas, kalau memang traktor itu ada disini tentunya barangnya tidak akan kemana pasti ada disini kalau ketua kelompoknya bilang ada di rumah saya buktinya mana?. Surat serah terimanya mana semua itu bohong mas.” Tandanya, menirukan perkataan Jumali.

“Kita dari Timsus DPP LSM KPK Nusantara Meminta Kepada Dinas Pertanian Bondowoso terutama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Agar lebih Optimal lagi memberikan Penyuluhan dan Pengawasan di Wilayah Masing-masing agar bantuan pemerintah benar-benar bermanfaat bagi para petani serta bisa meningkatkan hasil produksi khususnya pertanian.” Pungkas Mashur.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page