Investigasi

LSM KPK Nusantara Sampang, Keluhkan Pengendara Hanya Patuh Prokes Tak Patuh Lalin

138
×

LSM KPK Nusantara Sampang, Keluhkan Pengendara Hanya Patuh Prokes Tak Patuh Lalin

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, RADAR-X.net – Lembaga Swadaya Masyarakat – Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara (LSM-KPK Nusantara) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Sampang Madura, keluhkan masyarakat khususnya pengguna jalan raya yang hanya patuh protokol kesehatan (Prokes), dan tidak mematuhi peraturan berlalu lintas.

Akibatnya, banyak pengendara roda dua hanya mengutamakan memakai masker, sehingga tidak mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas. Jum’at (20/08/2021)

Pasalnya, pengendara motor atau roda dua banyak yang tidak menggunakan helm sebagai alat pelindung diri (APD), padahal helm merupakan first safety saat berkendara.

Moh. Imron tim investigasi LSM-KPK Nusantara mengatakan, bahwa hal tersebut perbuatan yang melanggar, namun dianggap benar pada situasi Seperti saat ini.

“Saya cukup heran dan bertanya-tanya mas…! Kenapa polisi membiarkan pengguna jalan raya yang tidak menggunakan helm dan melanggar peraturan lalu lintas.” Ucap Imron.

“Apa karena mereka memakai masker, atau yang penting tidak melanggar protokol kesehatan? Ataukah memang seperti itu peraturan saat ini?”. Lanjut Imron

Sementara, (sebut saja nama Ipung) salah satu warga asal kota Sampang yang merupakan pengguna jalan raya yang melanggar (tidak memakai helm dan terobos lampu merah) mengatakan, “ngapain mas menggunakan helm, sekarang ini yang penting pakai masker”. Kilahnya sembari ketawa

Berdasarkan dari pantauan kami, memang banyak pengguna jalan raya di kota Sampang tidak menggunakan helm dan terobos lampu merah, yang penting punya sertifikat vaksin dan memakai masker.

Hingga berita ini diturunkan, banyak keluhan dari masyarakat bahwa banyak pelanggar lalu lintas sehingga mengganggu kenyamanan pengendara lain. (MK/TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page