BeritaHukumTerbaru

Lapas Kelas IA Makassar Hadang Benda Yang Masuk Dengan Alat Deteksi

×

Lapas Kelas IA Makassar Hadang Benda Yang Masuk Dengan Alat Deteksi

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR, radar-x.net – Lembaga pemasyarakatan kelas lA Makassar Sulawesi Selatan atau yang disingkat LAPAS dalam melaksanakan ketertiban dan pengamanan terus di tingkatkan guna mengantisipasi benda-benda yang masuk baik jenis sajam (senjata tajam) HP (hendpon) narkoba dan jenis lainnya.

Pasalnya, benda-benda tersebut yang dilarang dibawa masuk ke dalam lembaga pemasyarakatan kelas IA Makassar, sudah dapat di deteksi oleh alat yang di gunakan dapat di pantau mulai ujung kaki hingga ujung rambut.

Dimana setiap penggunjung harus Melawati pemeriksaan dengan beberapa tahapan dapat dimonitor di deteksi oleh alat yang di gunakan sama dengan alat yang dipakai di setiap stasiun bandara udara.

Seperti yang di ungkapkan ka. UPT lapas Makassar Budi Sarwono bc. ip SH., M.si., melalui Zaini KPLP (kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan) yang ditemui media radar-x, Kamis (18/04/19). “Alat yang digunakan lapas Makassar dapat memonitor benda-benda apa yang dibawah pembesuk pengunjung pada saat memasuki lapas semuanya dapat di deteksi sehingga pelaksanaan pengawasan dan pengamanan memudahkan petugas kata Zaini.

Zaini menerangkan, warga binaan lapas Makassar saat ini berjumlah 993 napi dalam memberikan pelayanan. “Di setiap pengunjung kami selalu kedepankan S.O.P (Standar Perasional Palayanan) seperti pembesuk yang berkunjung kami berikan kartu dimana kartu tersebut sudah dijelaskan.
1. Menaati peraturan dan tata tertib lapas
2. Menjaga keamanan ketertiban dan kebersihan di dalam lapas
3. Menjaga etika dan sopan santun
4. Mersedia di periksa di geledah oleh petugas.

Bukan itu saja, tambah Zaini, stempel yang di gunakan oleh petugas ke setiap pengunjung lembaga pemasyarakatan makassar berbeda dengan lapas/rutan lain.

“Stempel yang digunakan tidak kelihatan hanya dapat di deteksi oleh cahaya lampu khusus pada saat pengunjung menuju pintu keluar,” punggas Zaini. (Dhani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page