Politik

Kunjungan Reses Komisi V DPR RI, Bambang Hermanto – BIJB Kertajati Bandara Majalengka

430
×

Kunjungan Reses Komisi V DPR RI, Bambang Hermanto – BIJB Kertajati Bandara Majalengka

Sebarkan artikel ini


Salahudin juga mengungkapkan, secara keamanan, meskipun keadaan di darat/runway bandara yang masih belum ramai, namun di wilayah udara Kertajati masih merupakan lalu lintas udara yang padat dan ramai. Di dalam satu jam, bandara Soekarno-Hatta harus menerima lebih dari 16 kali lalu lintas penerbangan. Jika ditopang oleh Bandara Kertajati, maka kepadatan di bandara Soekarno-Hatta bisa dikurangi.

Bandara Kertajati sendiri merupakan bandara yang dilakukan dalam kerjasama antara Pemerintah Daerah Jawa Barat dengan beberapa mitra strategisnya sehingga banyak menggunakan dana APBD. Bandara ini menghabiskan dana 2,4 Triliun Rupiah, dimulai dari 2015 dan diresmikan pada tahun 2018. Sebelumnya, Bandara ini diisukan sebagai bengkel pesawat terbang dari pesawat-pesawat angkut militer.

Menurut Direktur Utama BIJB, bisnis MRO merupakan salah satu bidang usaha kebandaraan yang tidak bisa dilakukan di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, dan di Indonesia umumnya sehingga sangat potensial. Sebagai pengembangan selain MRO pesawat militer juga pesawat komersil sipil. Pengembangan lainnya Kertajati diharapkan bisa menjadi Heli-Port Indonesia.

“Dengan moda transportasi yang terintegrasi khususnya darat yang nantinya kereta cepat Jakarta-Surabaya akan melewati bandara Kertajati sehingga akan sangat potensial. Diharapkan dengan selesainya semua jalur tol yang mengarah ke Kertajati dari Cileunyi ke Kertajati, maka di tahun 2023 diharapkan Kertajati sudah bisa menjadi salah satu Bandara strategis bagi penerbangan sipil yang sangat mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depannya.” Pungkas Direktur BIJB.

(Nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page