JEMBER, radar-x.net – Pengasuh Pondok Pesantren Misbahul Ulum KH. Abdul Muqit Misbah, menyebut Pondok Pesantren sebagai benteng pertahanan Pendidikan moralitas dan aqidah.
Hal tersebut disampaikan KH. Abdul Muqit Misbah saat sambutan acara silaturrahim Akbar Ikatan Santri Alumni Misbahul Ulum (IKSAM) dan Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1441 H, di halaman Gedung SMA Misbahul Ulum, Desa Sukojember Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember, Minggu (1/9/2019).
Menurutnya, pengalaman maupun wawasan para santri tidak perlu diragukan lagi, sebab mereka selalu digembleng melalui tradisi pesantren dengan disiplin keilmuan yang sangat ketat.
“Karena Pendidikan Pesantren itu sanadnya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan di dunia hingga akhirat. Contohnya, Pendiri yang juga Pengasuh pertama Pesantren Misbahul Ulum ini, yakni Almarhum KH. Misbah bin Abdul Ghani berguru kepada RKH. Abdul Hamid bin Istbat Madura, yang mana beliau belajar dan mondok di Mekkah, begitu seterusnya sehingga nyambung kepada Rasulullah Nabi Muhammad SAW.” Jelasnya.
Dikatakannya, saat ini, mayoritas orang mencari ilmu lewat gadget. Alhasil, banyak yang menjadi sesat karena tidak mengetahui asal muasal dalil dan sumber informasi tersebut.
“Sanadnya tidak jelas. Jadi kalau mau berguru mencari ilmu harus jelas siapa yang menjadi tujuan sehingga tidak salah ajar,” tuturnya. (Abas)














