BeritaIrigasi

Kepala Desa Klekean Adakan Sosialisasi Pamsimas

×

Kepala Desa Klekean Adakan Sosialisasi Pamsimas

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Klekean Adakan Sosialisasi Pamsimas
Saat Pelaksanaan sosialisasi

BONDOWOSO,Radar-X.Net –  Dalam menanggulangi kebutuhan Air bersih bagi rakyat kecil, Kabupaten Bondowoso dalam program Pamsimas tentang air Bersih. kepala Desa Klekean kecamatan Botolinggo, Sulatis S.pd membenarkan adanya sosialisasi program Air Bersih dari Pamsimas, dalam hal sosialisasi hadir Bapak Imron sebagai nara sumber dari Pamsimas Bondowoso. kamis (4/5/17).

Pamsimas adalah program Penyediaan air minum dan sanitasi berbasis Masyarakat, yang saat ini sudah memasuki tahap III. Program Pamsimas ini bertujuan untuk mencapai target akses Universal di tahun 2019 pada sektor perkembangan akses air minum dan sanitasi yang layak bagi masyarakat, terutama untuk mengatasi kesenjangan akses di wilayah pedesaan.

Data tahun 2014 menunjukkan cakupan penduduk dengan akses terhadap sumber air minum aman di wilayah perkotaan sudah mencapai 80% sedangkan untuk perdesaan baru mencapai 50%, begitu juga dengan cakupan penduduk dengan akses terhadap sanitasi layak di perkotaan 70% dan di perdesaan masih pada kisaran 50%.

Imron mengatakan,”Pamsimas sebagai strategi program pembangunan perdesaan dimana masyarakat sebagai pelaku utama, dan program Pamsimas itu sendiri bertujuan untuk meningkatkan akses aman air minum dan sanitasi layak yang berkelanjutan, serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. dengan harapan dapat menurunkan kebiasaan buang air besar sembarangan sehingga dapat menurunkan angka penyakit di masyarakat.” papar Sulatis.

Pada pelaksanaannya program Pamsimas menganut prinsip sebagai tanggap kebutuhan, dalam artian sesuai tingkat kebutuhan dan kesiapan masyarakat. partisipatif, artinya masyarakat terlibat secara aktif.

Kesetaraan Gender, artinya akses yang sama bagi perempuan dan laki laki.
keberpihakan pada Masyarakat Miskin, artinya memastikan masyarakat miskin dapat mengakses sistem penyediaan air minum dan sanitasi (SPAMS) terbangun.

Akses bagi semua masyarakat, termasuk bagi masyarakat yang berkebutuhan khusus keberlanjutan, yaitu perubahan perilaku dan pengembangan (SPAMS) dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat dan pemerintah kampung.

Transparansi dan Akuntabilitas, dimana proses pelaksanaan dan pengelolaan hasil yang terbuka dan dapat dipertanggung jawabkan berbasis nilai, yaitu kejujuran, dapat dipercaya, tanpa pamrih , serta gotong royong. dan dalam surat pernyataan minat tersebut disebutkan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso untuk pelaksanaan Program Pamsimas III,

Sulatis menyampaikan,”Kesanggupan untuk membentuk Lembaga Pengelola Program (Pokja AMPL), Panitia kemitraan, dan (DPMU) kesanggupan untuk menyediakan dana APBD untuk membiayai, operasional Lembaga Pengelola Program (Pokja AMPL/Sanitasi, Panitia Kemitraan, dan DPMU) Dana Hibah bantuan langsung masyarakat (BLM) APBD sebesar 20% dari nilai total bantuan untuk jumlah desa sasaran baru yang direncanakan setiap tahunnya. Program keberlanjutan untuk pengelola pasca konstruksi. kesediaan untuk mengikuti Pedoman dan Petunjuk Teknis Pamsimas III yang berlaku. seiring dengan hal tersebut sesuai dengan kriteria kampung sasaran program Pamsimas III berdasarkan petunjuk teknis program”. ungkap Sulatis.S.pd.

Kampung yang belum mencapai akses 100%air minum dan sanitasi kampung yang membutuhkan bantuan program air minum (penanganan dapat dilakukan bertahap berdasarkan klastering/lokasinya berdekatan) kampung yang berminat mengajukan pro aktif dan serius.

Reporter: Nur
Editor:Sukri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page