Berita

Kementan Gelar Sosialisasi Antisipasi Penyakit Hewan ke Peternak Di Agara

×

Kementan Gelar Sosialisasi Antisipasi Penyakit Hewan ke Peternak Di Agara

Sebarkan artikel ini

Aceh Tenggara, Radar-x.net – Menteri Pertanian (Kementan) Republik Indonesia menggelar sosialisasi Antisipasi Penyakit Hewan ke Peternak di Kabupaten Aceh Tenggara.

Sosialisasi tersebut berlangsung di Aula Ponpes Al Aradhiiyyah Desa Rikit Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara, Kamis (11/05/2023).

Dalam acara itu turut juga hadir, Anggota Komisi IV DPR-RI, M. Salim Fakhry, Kasubag Tata Usaha Kementan RI, Drh. Aulia Barus, Narasumber Drh. Karnodi, Ketua Komisi B DPRK Aceh Tenggara, Kasri Selian, Anggota DPRK Aceh Tenggara, Samsuariadi, Ketua Rumah Aspirasi, Amin Sulaiman dan ratusan peternak di kecamatan itu.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementrian Pertanian Republik Indonesia, bekerjasama dengan Anggota Komisi IV DPR-RI, M. Salim Fahkry.

Anggota Komisi IV DPR- RI, Salim Fakhry yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, masih minimnya pengetahuan para peternak untuk mendeteksi penyakit ternak, ia secara khusus menggelontorkan anggaran melalui dana aspirasi DPR-RI yang secara kebetulan salahsatu yang dibidangi komisi IV.

Penyakit merupakan salah satu faktor yang menghambat produksi dan reproduksi ternak, penyakit yang bersifat menular sering mendapat perhatian serius yang penanganannya harus dilakukan secara cepat dan tepat.

Untuk mengantisipasi masalah tersebut, salah satu kebijakan kesehatan hewan adalah melindungi budidaya ternak dari ancaman wabah penyakit terutama terhadap penyakit hewan peliharaan milik masyarakat.

Photo, Peserta Mengikuti Sosialisasi Antisipasi Penyakit Penting Pada Hewan.

”Adanya bimbingan teknis dan sosialisasi ini dapat meningkatkan pengetahuan para peternak, guna mengantisipasi penyakit terhadap hewan peliharaanya.” Ujar Fakhry.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Kementan RI, Drh. Aulia Barus menyebutkan, untuk mencegah penularan dan penyebaran penyakit hewan diperlukan pengawasan dan peningkatan pemeriksaan pada hewan. Disamping itu juga perlu menjaga kebersihan kandang dan pola makan pada hewan.

Menurutnya sosialisasi ini penting dilakukan, agar peternak mampu mendeteksi secara dini gejala yang timbul terhadap ternak, sehingga mampu diantisipasi dan tidak berakibat fatal. (RH).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page