BeritaPemerintahanTerbaru

Keluarga Merupakan Benteng Utama Dari Nilai-Nilai Pancasila

191
×

Keluarga Merupakan Benteng Utama Dari Nilai-Nilai Pancasila

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. dalam acara Sosialisasi Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila

JEMBER, radar-x.net – Keluarga adalah merupakan kelompok kecil yang menjadi contoh benteng mempertahankan ideologi Pancasila. Karena itu, perlu revitalisasi nilai-nilai Pancasila dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kesetiaan terhadap Pancasila dan NKRI kepada generasi penerus kita melalui peran serta seorang perempuan.

Hal itu disampaikan Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. dalam acara Sosialisasi Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari – hari dalam Keluarga di Pendapa Wahyawibawagraha, Juma’at (29/06/2018).

Tema dalam kegiatan yang masih dalam rangkaian Bulan Pancasila tersebut ini , yakni Peran Perempuan dalam Menanamkan Nilai-nilai Kebangsaan dan Kesetiaan terhadap Pancasila dan NKRI kepada Generasi Penerus Bangsa. khususnya dalam keluarga kita.

“Benteng terakhir NKRI ada di dalam keluarga, dan kunci pertahanan NKRI juga ada di dalam keluarga,” tutur perempuan pertama Bupati Jember ini.

Pembaharuan pemahaman ideologi negara ini perlu diberikan kepada perempuan atau ibu-ibu. Seperti kata para ahli, memberikan pelajaran kepada bapak-bapak hanya sampai kepada satu seorang.

“Tetapi, jika memberi pelajaran kepada ibu-ibu konon katanya sama dengan mengajari minimal satu generasi,” lanjut Bupati Faida.

Bupati berpesan aparatur sipil negara dan keluarganya mempunyai tugas menguatkan ideologi Negara. “Pemahaman tentang nilai Pancasila akan menjadi bekal bapak ibu menjaga generasi dalam ideologi negara dan Pancasila, mempertahankan NKRI,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas DPA3KB Dra. Ita Poeri Andayani mengungkapkan, sosialisasi yang diikuti oleh ibu ibu Dharma Wanita ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan.

“Serta meningkatkan peran perempuan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila dan mempertahankan kesetiaan NKRI pada generasi penerus bangsa dan keluarga,”jelasnya.

Sementara Ketua Dharma Wanita kabupaten Jember Hj. Ir. Iriene Mirfano, Amd. menjelaskan, Dharma Wanita sebagai komponen bangsa Indonesia berkewajiban untuk menyukseskan tujuan nasional, yakni mewujudkan masyarakat adil dan makmur secara merata.

Kewajiban itu akan berhasil apabila isteri aparatur sipil negara (ASN) mau dan mampu meningkatkan sumber daya yang dimiliki dalam menghadapi tuntutan dan tantangan perubahan kehidupan yang sangat serba digital ini.

“Sosialisasi ini juga merupakan perwujudan dari peran isteri ASN dan peran seorang ibu dalam mengingatkan nilai-nilai luhur Pancasila,” pungkasnya.(Rez/ Bas/ RLH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page