Investigasi

Kekayaan Kadis Lingkungan Hidup Indramayu Tidak Masuk Akal, Aset Berlimpah Jadi Saksi Bisu

392
×

Kekayaan Kadis Lingkungan Hidup Indramayu Tidak Masuk Akal, Aset Berlimpah Jadi Saksi Bisu

Sebarkan artikel ini

INDRAMAYU, RADARX.net – Dari LHKPN di KPK RI tahun 2020 Rupa-rupanya Aep Surahman selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, tak luput dari dari pantauan publik.

Pasalnya, bukan karena prestasi mengentaskan persoalan-persoalan yang menjadi kewenangannya. Tetapi, lantaran kinerja yang cenderung tertutup dalam mengolah uang rakyat. Kendaraan mewah HR-V dan Fortuner jadi saksi bisu. Senin (08-08-22)

Sempat beberapa kali, persoalan transparansi penggunaan APBD terhitung tahun 2018 sampai dengan tahun 2021 yang ditaksir puluhan miliar rupiah menuai kecaman keras dari berbagai pihak salah satunya dari pihak aktivis penggiat anti korupsi DPC LSM KPK Nusantara Indramayu. Namun, pria asal Sukabumi ini bak kepala batu yang penting senang meski, ditengarai bobrok saat bekerja.

Belum usai terkait masalah transparansi, tim LSM KPK Nusantara yang dikomandoi Agus mengungkapkan telah mendapatkan file Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan Kepala Dinas Lingkungan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI ) dari tahun 2018 sampai 2020.

Agus Suherman pada awak media memaparkan, pada tahun 2018 Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aep Surahman resmi melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp 6.417.415. 377 Milyard. Nilai tersebut terdiri atas harta tanah dan bangunan senilai Rp 5.666.550.000 Milyard.

“Lalu alat transportasi dan mesin meliputi kendaraan roda empat merk Toyota Etios jenis Valco tahun 2019. Berikut enam kendaraan roda 2 merk Vario (2016, 2012, 2014), Yamaha Xeon tahun 2012, Yamaha NMAX tahun 2017 serta, Kendaraan roda empat merk Brio tahun 2018. Keseluruhan ditaksir seharga Rp 343.875 .000 juta. Selanjutnya, harta bergerak lainnya yang tidak jelas keberadaannya terhitung sebesar Rp 202.500.000 juta dengan Kas sebesar Rp 164.000.000 juta. Laporan harta kekayaan ternyata terdapat hutang sebesar Rp 307.625. 000 sehingga total hartanya berkisar Rp 6.109.790.377 miliar,” papar Agus.

Langsung ke tahun 2020 masih kata Agus LHKPN, Aep Surahman dari semula senilai Rp 6 miliar kini harta kekayaannya dilaporkan naik menjadi Rp 8,1 miliar dengan hutang sebesar Rp 719.663.566. Juta.

Agus mengungkapkan, kenaikan harta kepala dinas lingkungan hidup tahun ini begitu sangat pesat. Terutama pada harta tanah dan bangunan dilaporkan mencapai Rp 6,7 Miliar dan dua unit kendaraan roda empat merk HRV tahun 2019 seharga Rp 317 Juta serta merk Fortuner yang ditaksir senilai Rp 572.600.000.

“Dari sifatnya yang tertutup ternyata ada sesuatu LHKPN, mungkin jawabannya, dan dua unit roda empat diantaranya HRV serta Fortuner bisa dikatakan sebagai saksi bisunya.” Pungkas ketua LSM KPK Nusantara, Agus Suherman, Senin (08/08/2022) kepada awak media Radar-X.net.

“Sementara dilain sisi, upaya konfirmasi kepada Kadis LH telah ditempuh melalui pesan singkat WhatsApp sejak (12/01/22). Namun hingga berita ini diterbitkan lebih Aep Surahman selaku kadis Lingkungan hidup memilih bungkam. Berapakah LHKPN nanti di tahun 2022,” tutup Agus.

(Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page