PAMEKASAN, RADAR-X.ne – Baddrut Tamam Bupati Pamekasan menyambut hangat kedatangan Kapolri, Jenderal Listiyo Sigit Prabowo saat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di gedung Bakorwil Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Sabtu (19/2/2022).
Kapolri yang saat itu mengunakan hekikopter tiba di gerbang salam sekitar pukul 11.00 WIB. Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam di dampingi Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto, dan Ulama menyabut hangat kedatangan Kapolri Jendral Listiyo Sigit Prabow, yang pada saat itu di dampingi Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta beserta jajarannya.
Pantauan di lokasi, jumlah warga yang melaksanaan vaksinasi membeludak, tidak hanya lansia, dan anak-anak, melainkan sejumlah warga dari kalangan disabilitas ikut serta mengikuti vaksinasi berhadiah empat motor tersebut. Mereka yang ikut vaksinasi juga langsung mendapat sembako.
“Warga Pamekasan hari ini sangat semangat melaksanakan vaksinasi. Alhamdulillah saya bisa hadir langsung ke gedung bakorwil ini,” kata Kapolri dalam conferensi pers usai acara.
Kapolri juga mengaku senang lantaran pada acara tersebut ada masyarakat dan ulama yang ikut serta melaksanakan vaksinasi bersama jamaahnya. Hal itu merupakan contoh baik yang harus ditiru oleh masyarakat umum.
“Saya mendapatkan surprise karena ada beberapa kyai yang selama ini belum vaksin, hari ini sudah ada yang berkenan untuk vaksin. Ini kabar baik untuk kita semuanya,” tandasnya.
Menurutnya, semangat tokoh dan masyarakat dapat meningkatkan capaian vaksinasi di Pamekasan, dan Madura dengan target 1.067.496 vaksinasi secara nasional dan 23.705 di Jawa Timur. Sebab, vaksinasi itu dilakukan untuk meningkatkan imunitas warga dan kekebalan kelompok agar terhindar dari wabah Covid-19.
“Di Bakorwil ini targetnya 2.451 orang, kita akan terus dorong percepatan booster, dengan harapan masyarakat yang mendapatkan booster ini jauh lebih siap menghadapi resiko, walapun secara umum angka kematian rendah,” ungkapnya.
Dia berharap masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi agar segera vaksin dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker dan lain-lain.
“Kami juga meminta semua stake holder mengingatkan masyarakat yang belum vaksin, termasuk juga booster. Mulai kepala daerah, ormas, ulama, saya titip untuk mengingatkan masyarakat,” harapnya.
(Hol)














