Kades Wonosobo, Terkena OTT Satgas Uber Pungli Polres Banyuwangi

- Penulis Berita

Minggu, 25 Februari 2018 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Wonosobo, Terkena OTT Satgas Uber Pungli Polres Banyuwangi
Foto: Diruang Tindak Pidana Korupsi inilah oknum Kades Agus Tarmidi diperiksa penyidik Polres Banyuwangi.

BANYUWANGI, radar-x.net – Ketua Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (Askab), Agus Tarmidi (58), Sabtu (24/02/2018) sekira pukul 12.00 WIB disergap tim Operasi Tangkap Tangan (OTT) Satuan Tugas Unit Pemberantasan Pungutan Liar (Satgas Uber Pungli) Kabupaten Banyuwangi.

Pasalnya, penyergapan tersebut dilakukan di Cafe Java River, masuk Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi.

Agus Tarmidi yang juga Kepala Desa Wonosobo, Kecamatan Srono ini berhasil disergap Satgas Uber Pungli saat hendak masuk ke dalam mobilnya diparkiran Cafe Java River. Uang sebesar Rp 10 juta beserta sebuah handphone berhasil diamankan sebagai barang bukti (BB). Sedangkan korbannya adalah Achmad Turmudi yang tak lain adalah Kepala Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasatreskrim Polres Banyuwangi, AKP Sodik Efendi didampingi Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ipda IGP Wiranata membenarkan pengamanan Agus Tarmidi. “Benar, yang bersangkutan saat ini masih dalam pemeriksaan,” jelas Sodik.

Baca Juga:  Mantan Anggota Dewan Aniaya Mantan Istri

Kasus ini sendiri berkaitan dengan perkara yang menimpa Kades Tegalarum, Kecamatan Sempu pada 27 Februari 2018 lalu. Saat itu, Kades Tegalarum terkena OTT oleh Satgas Uber Pungli Kabupaten Banyuwangi dengan dugaan pungli Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang merupakan Program Nasional Agraria (Prona). 

Dua hari pasca kejadian OTT Kades Tegalarum, dia didatangi Agus Tarmidi bersama seorang anggota LSM asal Muncar bernama Ipong Poniyahadi. Saat itu, Kades Tegalarum mengaku dimintai uang sebesar Rp 40 juta untuk menutup kasusnya di Polres Banyuwangi. Walaupun sempat ragu, karena kendati sudah memberikan uang sebesar Rp 40 juta dirinya bersama Pokmas dan petugas PPAT Kecamatan Sempu masih saja dipanggil oleh penyidik Polres Banyuwangi dan ditetapkan sebagai tersangka. Dan baru seminggu lalu, kades juga mengaku jika dirinya ditelepon lagi oleh Agus Tarmidi, dikatakan bahwa perkaranya yang di Polres terkait PTSL sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi.

Nah, dengan dalih untuk menutup kasus di kejaksaan itu lah Kades Tegalarum Achmad Turmudi mengaku dimintai uang sebesar Rp 50 juta.

Baca Juga:  Gugatan Ditolak, Warga Kasang Padang Bonai Darussalam Kecewa

“Katanya untuk menutup kasus di Kasi Pidsus Kejari Banyuwangi,” ungkap Turmudi yang juga mantan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari PKNU ini, Sabtu petang (24/02/2018).

Sementara Achmad Turmudi seusai mendapat telepon Agus Tarmidi, langsung melakukan koordinasi dengan Pokmas yang menangani PTSL serta PPAT Kecamatan Sempu untuk urunan (bersama-sama) memanggul biaya sebesar Rp 50 juta seperti yang diminta Agus Tarmidi. Pada saat Kades Achmad Turmudi masih berusaha mengumpulkan uang sebesar Rp 50 juta, Sabtu siang (24/02/2018) Agus Tarmidi datang di Cafe Java River untuk mengambil uang Rp 10 juta, yang menurut keterangannya kepada Kades Tegalarum, dirinya sudah menalangi (membayar lebih dahulu) untuk diserahkan kepada pihak Kejari Banyuwangi. (Dafidfirmansyah/team)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PJ Bupati Hermon Membuka MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten di Kecamatan Permata Intan
Tahun Baru Islam Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Akbar di Murung Raya
Pj. Bupati Mura Resmikan Kegiatan Peluncuran Pekan Imunisasi Nasional 2024
Pj Bupati Hermon Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Praja Wibawa 2024
Pelaksanaan Rehabilitasi Jalan Rabat Beton Desa Dukuh Di Apresiasi Warga
“Indramayu Bergerak: LSM KPK Gempur Korupsi, Perjuangkan Keadilan Tanpa Tanding!”
Baksos Bhayangkara Adventure Off Road Polres Bondowoso di Ikuti Ratusan Off Roader se Jawa – Bali
DPRD Imanudin Mengapresiasi Disdikbud Murung Raya Memperhatikan Sapras Pendidikan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 19:59 WIB

PJ Bupati Hermon Membuka MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten di Kecamatan Permata Intan

Selasa, 23 Juli 2024 - 03:14 WIB

Tahun Baru Islam Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Akbar di Murung Raya

Selasa, 23 Juli 2024 - 01:51 WIB

Pj Bupati Hermon Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Praja Wibawa 2024

Senin, 22 Juli 2024 - 11:34 WIB

Pelaksanaan Rehabilitasi Jalan Rabat Beton Desa Dukuh Di Apresiasi Warga

Minggu, 21 Juli 2024 - 16:23 WIB

“Indramayu Bergerak: LSM KPK Gempur Korupsi, Perjuangkan Keadilan Tanpa Tanding!”

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:41 WIB

Baksos Bhayangkara Adventure Off Road Polres Bondowoso di Ikuti Ratusan Off Roader se Jawa – Bali

Minggu, 21 Juli 2024 - 00:32 WIB

DPRD Imanudin Mengapresiasi Disdikbud Murung Raya Memperhatikan Sapras Pendidikan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 18:55 WIB

Workshop Peningkatan Inovasi Dan Kewirausahaan Kabupaten/Kota Kreatif (KATA KREATIF) Indonesia Di Kota Yogyakarta

Berita Terbaru