BeritaPemerintahan

Kades Tidak Transparan Pengunaan ADD, Masyarakat Lapor Ke LSM KPK Nusantara

×

Kades Tidak Transparan Pengunaan ADD, Masyarakat Lapor Ke LSM KPK Nusantara

Sebarkan artikel ini
Kades Tidak Transparan Pengunaan ADD, Masyarakat Lapor Ke LSM KPK Nusantara
Foto : Tim LSM KPK Nusantara Provinsi Aceh Bersama Tim DPC Aceh Utara Saat mengcroscek pembagunan Jalan yang bersumber Dari ADD tahun 2015.
ACEH UTARA – Anggaran yang dikelola langsung oleh desa banyak menimbulkan masalah dan konflik di internal Pemerintahan desa, mulai dari perangkat desa sampai masyarakat degan kepala desa, anggaran yang turun ke desa yang dikelola langsung oleh pihak Desa memang sangat Besar, Mulai dari  Alokasi Dana Desa, (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten dan di tambah Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN.
Konflik terkait ini terjadi salah satunya di Desa Krung Lingka Timu kecamatan Baktiya kabupaten Aceh Utara di mana masyarakat desa Krung lingka timu mengadu permasalah tersebut kepada DPC Lembaga Swadaya Masyarakat KPK Nusantara Aceh Utara degan laporan bahwa Geuchik gampong krueng lingka di lapor warganya di duga telah menyelewengkan dana ADD 2015 dan dana APBN (BKPG-PNPM) 2014
Saiful Mukhtar Yang di dampigi oleh puluhan masyarakat kepada Wartawan Radar-X.net mengatakan, Bahwa dirinya bersama masyarakat melaporkan Kepala Desa Krueng lingka timu sulaiman di duga oleh warganya telah menyelewengkan dana ADD tahun 2015  dan BKPG tahun 2014.
“Dalam kasus dugaan penyelewengan dana tersebut masyarakat menyebutkan ketidak transparannya pemimpin Gampong (pemerintahan Gampong) dengan masyarakat di mana pada setiap keluar dana desa tidak pernah diadakannya musyawarah, malah warga yg ingin tahu tentang perkembangan pembangunan Gampong juga tidak bisa, alias ditutup tutupi,” katanya
Masyarakat sekarang bertanya tanya ada apa dega pimpinan mereka padahal menteri desa sudah pernah menyampaikan kepada publik bahwa tentang pengelola dana desa kepala desa degan masyarakat harus bekerja sama dan tranparan kepada masyarakat.
“Kami sudah lelah degan sikap kepala desa kami, di setiap kami menanyakan kepada kepala desa maupun kepada aparatur Gampong tentang dana desa tidak pernah di gubrih oleh perangkat desa maupun kepala desa, selain itu pihak aparatur Gampong sudah pernah di ajak untuk mengadakan cara musyawarah umum, tapi selalu dielak oleh aparatur tersebut,” Ujarnya yang di benarkan oleh masyarakat lain
sementara itu pernyataan dari warga yang lain, pemerintahan maupun aparatur desa krung lingka timu diduga melakukan KKN bagaimana tidak, dari kepala desa sampai tuha Peut Gampong itu semua keluarga (adik,abang,menantu) makanya warga tidak percaya lagi degan kinerja aparatur Gampong tersebut,
Sementara ketua lsm KPK Nusantara kabupaten Aceh Utara, Amria yanto kepada wartawan Radar-x.net menbenarkan, bahwa masyarakat krung lingka timu sudah membuat laporan kepada LSM KPK nusantara, Baik lisan maupun tulisan, makanya dari pihak kami, kemaren langsung turun desa krung lingka timu
“Kami kemaren sudah turun kelapangan untuk mengcroscek langsung terhadap laporan masyarakat, ternyata terdapat beberapa proyek yg dikerjakan di duga asal jadi, mulai dari lening pembuangan air yang di bagun pada tahun 2014 degan angaran APBN (BKPG-PNPM) 2014  sampai pengerasan jalan serta plat beton yg semuanya dikerjakan di duga asal jadi,” Kata Amrianto
Ia juga meambahkan, kami juga dari pihak LSM KPK Nusantara sudah pernah mencoba mengkonfirmasikan kepada Pak geuchik(Kades) gampong tersebut tapi tidak ada jawaban  dan kami pun suruh menhubugi sama kaur pemerintahan, namun  pak geuchik (Kades) bilang sama kaur pemerintahan atas nama bukhari bahwa dirinya masih disawah, dan s kami coba menunggu hingga 3jam lebih kurang namun pak geuchik belum juga tiba, kata ketua lsm Kpk Nusantara kab. Aceh Utara.
Kepala Desa Krung lingka timu, Sulaiman saat mau di  wawancarai oleh media ini melalui nomor seluler 08525118xxxx yang di kasih oleh kaur pemerintahan desa krung lingka timu, bukhari tidak bisa di hubungi, sampai berita ini di ekspos pihak media ini terus berupaya untuk mengkonfirmasi ulang kepada kades tersebut.(Khaini/Yanto Nacara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page