SAMPANG, RADAR-X.net – Warga desa Napo Daya, geram disertai cemas dan merasa tidak tenang, seakan terancam keselamatannya dengan adanya kabel listrik tegangan arus tinggi yang lepas dari ponek tiang.
Pasalnya, kabel tersebut dibiarkan oleh petugas unit layanan pelanggan – perusahaan listrik negara (ULP-PLN) setempat, meskipun warga sudah berkali-kali melaporkannya.
Pantauan media radar-x di lokasi pada Senin (06/09/2021) pagi, Kabel listrik tegangan arus tinggi itu lepas dari ponek tiang penyangga hingga bergelantungan ke pekarangan warga dan sampai menghalangi jalan setapak yang biasa digunakan oleh anak-anak murid SD.
Kabel listrik yang bermasalah tersebut tidak hanya di satu lokasi dan dusun, melainkan ada di tiga lokasi yang berbeda, namun yang paling parah yaitu kabel yang berada di dusun Timur Sungai desa Napo Daya, kecamatan Omben Sampang, karena rawan anak-anak.
“Kurang lebih sudah sekitar dua bulanan ini masyarakat yang melapor pada petugas PLN, karena kabel yang lepas dari tiangnya itu takut membahayakan.” Kata Busri salah satu warga setempat.


Kusri menjelaskan, setelah masyarakat melapor, baru ada petugas dari PLN yang datang dan menyurvei lokasi, namun sampai saat ini belum ada tindakan dari petugas untuk memperbaiki kabel tersebut.
“Alhamdulillah, dengan ikisiatif warga sendiri, sejauh ini kabel-kabel yang bergelantungan ke tanah itu diberi penyanggah oleh warga dari bambu.” Ungkap Busri.
“Masyarakat berharap kepada petugas ULP-PLN Sampang, segera melakukan perbaikan dan pembenahan pada kabel-kabel dan tiang listrik yang poneknya lepas.” Ucap masyarakat penuh harap
Sementara, salah satu tokoh masyarakat setempat membenarkan adanya kabel-kabel yang bergelantungan ke tanah.
“Iya betul pak, kabel-kabel yang lepas dari tiangnya ada di dusun Timur Sungai dan dusun Barat Sungai.” Ucap tokoh setempat
Hingga berita ini dinaikkan, bahwa laporan masyarakat pada PLN setempat sudah hampir tiga bulan, namun sampai saat ini kabel tersebut belum diperbaiki. (MK/TIM)














