BeritaHiburan

Jose Rudi : Janger 4 Group Penutup Serangkaian Acara Putranya

×

Jose Rudi : Janger 4 Group Penutup Serangkaian Acara Putranya

Sebarkan artikel ini
Jose Rudi : Janger 4 Group Penutup Serangkaian Acara Putranya
Pentas seni Janger 4 Group (Foto : David F) 

BANYUWANGI –  Tetabuhan Gending terus mengalun memecah keheningan malam dengan iringan-iringan gending khas tanah Blambangan. Harmoni rancak dentuman gamelan yang biasanya terdengar lembut mendayu dayu, namun iringan langgam kelompok ini terdengar begitu powerfull dan mengalun tiada henti menghangatkan malam yang mulai semakin larut dan dingin.
Sekilas terdengar seperti Gending janger di pulau Bali.  Selama ini ketika kita mendengar kata Janger, maka tarian janger ini berasal dari Bali, tetapi ternyata di Banyuwangi juga terdapat kesenian yang bernama Janger tersebut.
Kesenian Janger di Kabupaten Banyuwangi saat ini masih tetap eksis menembus blantara peradaban modern sebagai bagian dari kesenian bumi Blambangan Banyuwangi. 
Gending demi Gending terus berlalu menyemarakkan suasana malam itu. Semua mata tertuju kepada gemulai para penari yang mengawali lakon yang hendak dibawakan. Dalam pementasan janger lakon atau cerita biasanya disesuaikan dengan permintaan penanggap atau skenario kelompok itu sendiri.
Sebagai sebuah kesenian yang terinspirasi dari kesenian Janger Bali dan janger Banyuwangi mempunyai kemiripan seperti persilangan budaya  dalam pementasan Janger Banyuwangi tidak terelakkan. Silang budaya antara Bali, Jawa dan Using berjalan harmoni.
Sedangkan unsur koreografi tari sebagai bagian yang tidak terpisahkan sebagai pemanis dalam lakon juga tidak luput dari persilangan 3 budaya itu, meskipun unsur etnis Bali memberikan corak yang dominan. Sedangkan unsur cerita dalam Janger Banyuwangi unsur Jawa lebih dominan, karena biasanya lakon-lakon yang dibawakan merupakan lakon-lakon legenda khas tanah Jawa.
Media penghubung antar lakon dalam cerita Janger Banyuwangi biasanya diiringi lagu-lagu kendang kempul, yang merupakan lagu-lagu  khas Banyuwangi atau lagu-lagu populer lain yang bisa di request oleh tuan rumah atau bahkan penonton.
Hal tersebut digelar oleh Jose Rudy pada acara khitanan putranya, bahkan acara ini bukan cuma hiburan rakyat, tapi juga jadi pesta rakyat Banyuwangi terutama warga desa Rejo agung. “Suguhan hiburannya setiap malam ada, acara malam terakhir di tutup hiburan janger 4 group sekaligus.” Ungkap Jose Rudi kepada RADAR X.Net, Minggu (25/12/2016).
Jose Rudi bersama keluarganya
Ia menjelaskan, bahwa acara kesenian janger sebagai penutup dengan beberapa serangkaian acara yang berlangsung. Bagi anda yang berminat menonton hiburan ini biasa langsung datang di halaman rumah bapak Jose Rudi desa Rejo agung karena terbuka untuk umum, warga sekitar dan masyarakat desa Rejo agung.
“Dengan acara penutupan Kesenian janger ini juga sebagai rasa syukur kami kepada Allah yang telah memberikan nikmat rizkinya kepada kami yang mana sekaligus dalam rangka hajatan khitanan, dan ulang tahunnya yang ke 12 putra kami “Bagas Satria Rudi Witular”. (25/12) di langsung kan jager 4 group sekaligus untuk menutup serangkaian acara ini.” Pungkas Jose Rudi. (David F) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page