BeritaBudayaTerbaru

Jamaah Hadra Baiturrahman Dan Muslimat Pandigung Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

228
×

Jamaah Hadra Baiturrahman Dan Muslimat Pandigung Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO, radar-x.net – Memperingati hari Lahirnya Nabi Muhammad SAW, yang sudah menjadi Hari besar tiap tahun yang di rayakan oleh seluruh Umat Islam se Dunia, Jamaah Hadra Baiturrahman dan Jam’iyyah Muslimat Pandigung, Desa Jurang Sapi Kec, Tapen Kab Bondowoso, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Peringatan maulid merupakan wujud syukur kepada Nabi terakhir yang telah menunjukkan jalan kebenaran. Selain itu, mengajak masyarakat untuk lebih cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Sutikno kepala Desa Jurangsapi menyampaikan apreasiasi yang setinggi-tingginya, khusnya Jamaah Hadra Baiturrah dan Jam’Iyyah Muslimat Pandigung yang sudah Sukses Menggelar Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam tausiyahnya, KH Mahfud Arif dari Pasir Putih Situbondo menyampaikan, bahwa dalam memperingati Hari Lahirnya Nabi Muhammad ini adalah wujud syukur kepada Allah, dan juga ucapan terima kasih kepada Nabi junjungan kita Muhammad SAW.

“Peringatan Maulid Nabi ini juga diselenggarakan sebagai media silaturahmi antara Masyarakat dengan masyarakat sekitar. Pelaksanaan maulid diharapkan memberikan berkah dan mendapat Syafaat Nabi,” ungkapnya.

Dijelaskannya, bahwa Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad yang jatuh pada 12 Rabiul Awal dalam kalender Islam. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan bahasa Arab yang Artinya, Muhammad lahir di Mekkah dari seorang ibu bernama Aminah dan ayah bernama Abdullah.

” Peringatan Maulid Nabi tahun ini juga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh umat Islam untuk mengembangkan hidup damai dan harmonis di kalangan umat Islam, Sehingga umat Islam tidak terjebak pada pertentangan dan perselisihan yang dapat merusak silaturahmi antar umat Islam,” jelas KH Mahfud Arif.

Sementara, Yoni Suhartono salah Satu Jam’iyyah Hadra Baiturrahman juga mengajak seluruh masyarakat Pandigung untuk menjaga dan merawat kesatuan bangsa dengan menjaga perdamaian dan kerukunan di antara Masyarakat.

“Dengan demikian, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, hendaknya dimaknai dalam rangka peneguhan sikap dan aktualisasi nilai-nilai perdamaian, apresiasi
terhadap kebhinnekaan dan penghormatan terhadap nilai demokrasi,” ujarnya.

Yoni menambahkan, bahwa peringatan maulid Nabi ini merupakan wujud syukur kepada Nabi terakhir yang telah menunjukkan jalan kebenaran. Selain itu, mengajak masyarakat untuk lebih cinta kepada Nabi Muhammad SAW. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page