BONDOWOSO, radar-x.net – Kecamatan Ijen dalam kurun waktu yang tidak begitu lama sudah mengalami bencana alam banjir Bandang Dua kali. Salah satu upaya yang dilakukan lanjutan Dandim 0822/Bondowoso dan Kapolres Bondowoso, serta ADM Perhutani Bondowoso, Agus Sarwo Edy. Sepakat menutup Hutan Produksi dan mengembalikan fungsi Hutan sebagai upaya untuk mencegah bencana Alam Banjir Bandang. Jumat (27/03/2020).
Upaya ini ditempuh karena hutan produksi sudah beralih fungsi menjadi lahan tanaman sayuran, sehinga Komandan kodim 0822/Bondowoso Letnan kolonel Jadi, S.I.P, dan Kapolres Bondowoso serta ADM Bondowoso sepakat untuk menutup Hutan produksi dari segala bentuk kegiatan masyarakat di sekitar.
Pasalnya, Kegiatan penutupan hutan produksi dengan cara ditutup dengan portal dan pemasangan Benner larangan segala bentuk kegiatan di hutan produksi. Pemasangan portal merupakan akses jalan ke hutan produksi.
Dandim 0822/Bondowoso disamping kegiatan penutupan hutan produksi juga meninjau ke lahan yang sudah dilaksanakan kegiatan penghijauan. Serta menghimbau kepada masyarakat di sekitar untuk menjaga dan merawat tanaman pohon penghijauan, menghentikan kegiatan tanam sayur-sayuran di kawasan hutan produksi petak 98 wilayah dataran ijen. (Nur)














