JEMBER, RADAR-X.net – Pemberitaan di salah satu media cetak (SS) edisi 327 (Minggu IV Juli 2022), yang berjudul “Ustadz dan Bu Nyai Digrebek Warga Saat Mesum di Mobil” yang beredar pada Selasa, 26 Juli 2022, hal itu sangatlah tidak benar adanya. Justru pihak yang diberitakan dalam hal ini merasa dirugikan secara imateriil.
Disampaikan oleh BB (inisial-red) dan SP, yang dituduh mesum dalam pemberitaan “SS”, menyampaikan, “hal itu sangatlah tidak benar, fitnah besar. Kalau memang ada adegan mesum di mobil bukti-buktinya mana?, Kok fotonya dalam koran cetak SS gak ada, foto yang dipakek sendiri-sendiri, foto saya saja waktu saya dirumah.” Tandasnya, hari ini, Selasa (26 Juli 2022), saat dikonfirmasi media ini di rumahnya.
Ditempat terpisah, SP(insial-red) pihak laki-laki yang juga menjadi korban penuhan mesum tersebut meyampaikan, “Mesum apanya, media cetak SS yang memberitakan saya dengan BB (pihak wanita) sangatlah tidak benar adanya, jika memang saya mesum di mobil minimal ada buktikan mas, kayak foto atau video. Nah di media itu kok fotonya kayak gitu, saya uang pakek kaos dalam putih itu waktu saya lepas baju karena hari Juma’at saya mau gati baju di mobil, tiba-tiba ada orang tidak dikenal langsung memotret saya yang kebetulan saat itu mau salinan baju untuk ke Juma’atan.” Ungkap SP, saat dikonfirmasi sambungan Telephonenya.


Hasil penelusuran media ini, bahwa pihak keluarga besar BB yaitu suaminya dan SP sepakat untuk tidak mengikuti “FITNAH” yang ber edar, karena suami BB sangat percaya terhadap BB bahwa BB tidak akan melakukan tindakan di luar koridor hukum agama.
(hns)














