BeritaBudaya

Festival Muharrom, Diwarnai Dengan Berbagai Seni dan Budaya

×

Festival Muharrom, Diwarnai Dengan Berbagai Seni dan Budaya

Sebarkan artikel ini
Festival Muharrom, Diwarnai Dengan Berbagai Seni dan Budaya
Lokasi Festival Muharrom Bondowoso, 
BONDOWOSO – Bulan Muharram memiliki banyak keutamaan, sehingga bulan ini disebut bulan Allah (Syahrullah). Beribadah pada bulan haram pahalanya dilipatgandakan dan bermaksiat di bulan ini dosanya dilipatgandakan pula.
Muharram adalah bulan pertama dalam hitungan kalender Islam, atau lebih terkenal dengan “tahun Hijriah”. Berbeda dengan tahun Masehi yang dihitung berdasarkan perputaran Bumi terhadap Matahari, tahun Hijriah dihitung berdasarkan perputaran Bulan terhadap Bumi. Satu bulan terdiri atas 29 atau 30 hari, dan satu tahun terdiri atas 12 bulan.
Dalam rangka menyambut bulan muharrom, pemerintah Bondowoso, akan menggelar Festival Muharram 2016, yang akan buka 1 Oktober nanti, aneka persiapan mulai dipersiapkan. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mulai menggelar geladi bersih pembukaan Festifal Muharram 2016 di halaman Disparporahub. Selasa (27/09/2016) malam.
Giat acara geladi bersih, dihadiri oleh, Bupati Bondowoso, H Amin Said Husni, Wakil Bupati, Salwa Arifin, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bondowoso, Achmad Dhafir, Kapolres Bondowoso, AKBP Afrisal, Dandim 0822 Bondowoso, Letkol Arh Sudrajat dan beberapa panitia penyelenggara.
Dalam Geladi bersih tersebut, akan dipandu langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Perhubungan (Disparporahub) Kabupaten Bondowoso, Harry Patriantono.
Pada saat pembukaan Festival ini, akan dibuka dengan pembacaan shalawat dengan diiringi ‘Bondowoso Percussion Unity’, dua puluh beduk, sepuluh drum, rebana, perkusi dan akan dikolaborasikan dengan musik gambus.
Menurut, Harry Patriantono, dalam paparannya menyampaikan, bahwa pada pembukaan Festival Muharram nantinya, akan berlangsung meriah dan spektakuler. “Pada pembukaan nanti, Jajaran Forkopimda secara serentak akan menabuh beduk. Hal itu sebagai bentuk keikutsertaan dalam memeriahkan Festival Muharram,” katanya.
Dalam pembukaan Festival Muharram, Jajaran Forpimda tidak hanya sekedar hadir. Akan tetapi juga ikut serta memeriahkan Festival Muharram. Hal itu bertujuan untuk menggali potensi di banyak sisi dan membuktikan bahwa Bondowoso sangat kaya dengan kesenian. Dan Alhamdulillah, ini mendapat dukungan penuh dari Forpimda,” jelasnya
Dengan digelarnya Festival Muharram yang ke-8, masyarakat Bondowoso dapat menghadiri dan menikmati perayaan tahunan itu. “Festival Muharram ini harus menjadi kebanggan rakyat Bondowoso. Kami harap masyarakat dapat hadir bershalawat dan memeriahkan acara pembukaan nantinya,” tandas  Harry penuh harap.
Festival Muharram 2016 kali ini, akan diisi dengan aneka kegiatan islami dan hiburan modern lainnya. Ada 21 rangkaian kegiatan di dalamnya, salah satunya Kegiatan yang bernilai islami, seperti, Khotmil Quran, MTQ dan lomba Keagamaan, Lomba tartil Quran, Tilawah Al Quran tingkat TK, Musabaqah Hifdzil Quran dan Lomba Zafin.
Selain itu,  dari segi modern juga ada Jazz De Ijen, Jazz De Republik Kopi, ada  pula Trip of Indoensia/festival paralayang, Hijaber, Parade Drum Band, Batik Ready to Wear dan Pemilihan Putra-Putri Batik Nusantara.(Sukri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page