PURUK CAHU, Radar-x.net – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) dari Fraksi PKB, Mahyono, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat di tengah musim kemarau.
Hal tersebut disampaikan Mahyono, Rabu (9/9/2026). Menurutnya, kondisi cuaca panas dan kering meningkatkan risiko karhutla sekaligus berpotensi mengurangi ketersediaan sumber air di sejumlah wilayah.
Mahyono menilai penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, BPBD, pemadam kebakaran, pemerintah kecamatan hingga masyarakat.
“Penanganan karhutla harus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah dan aparat tentu memiliki peran penting, tetapi dukungan serta kesadaran masyarakat juga sangat dibutuhkan,” ujar Mahyono.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering. Kelalaian dalam penggunaan api, kata dia, dapat memicu kebakaran yang meluas dan berdampak terhadap lingkungan serta kesehatan masyarakat.
Selain karhutla, Mahyono turut menyoroti dampak musim kemarau terhadap ketersediaan air bersih. Ia mengapresiasi langkah Pemkab Murung Raya yang telah mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air.
“Distribusi air bersih ini sangat penting untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jangan sampai ada warga yang kesulitan mendapatkan air untuk minum, memasak dan kebutuhan rumah tangga,” katanya.
Mahyono berharap distribusi air bersih dilakukan secara merata dengan memprioritaskan wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air. Pemerintah juga dinilai perlu memantau kondisi sumber air masyarakat secara berkala selama musim kemarau.
Ia juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak serta menjaga fasilitas penampungan dan sarana distribusi air yang disediakan pemerintah agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
“DPRD tentu mendukung langkah pemerintah dalam menghadapi karhutla dan dampak kemarau. Yang terpenting, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dan kebutuhan dasar warga harus menjadi perhatian,” tegasnya.
Mahyono menambahkan, upaya pencegahan karhutla dan penanganan dampak kemarau akan lebih efektif jika didukung kepedulian seluruh masyarakat. Ia mengajak warga menjaga lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau kondisi yang membutuhkan penanganan.
“Kesadaran dan kepedulian bersama menjadi kunci. Mari kita jaga lingkungan, cegah karhutla dan saling membantu menghadapi dampak kemarau,” pungkasnya. (hbr).
DPRD Murung Raya Dorong Penanganan Karhutla dan Distribusi Air Bersih Diperkuat















