DPRD Murung Raya

DPRD Murung Raya Dorong Antisipasi Gangguan Distribusi Pangan Saat Kemarau

×

DPRD Murung Raya Dorong Antisipasi Gangguan Distribusi Pangan Saat Kemarau

Sebarkan artikel ini

PURUK CAHU, Radar-x.net – Musim kemarau di Kabupaten Murung Raya menjadi perhatian DPRD setempat. Selain berdampak terhadap aktivitas masyarakat, kondisi tersebut berpotensi mengganggu distribusi logistik akibat menyusutnya debit Sungai Barito yang selama ini menjadi salah satu jalur transportasi dan distribusi barang.

Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, mendorong Pemerintah Daerah bersama seluruh elemen masyarakat memperkuat koordinasi dan ketahanan pangan. Langkah antisipasi dinilai penting untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar selama musim kemarau.

“Kita harus mengantisipasi bersama agar tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan sembako dengan harga wajar di musim kemarau ini. Pemerintah harus hadir sejak dini, mendengar dan membantu,” ujar Sutrisno, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, apabila distribusi melalui jalur sungai mengalami hambatan akibat rendahnya debit air, kondisi tersebut dapat memengaruhi pasokan barang ke pasar maupun desa-desa yang selama ini bergantung pada transportasi sungai.

Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, distributor, pemerintah desa, dan masyarakat untuk menjaga rantai pasok kebutuhan pokok tetap berjalan.

Sutrisno mendorong pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah terkait untuk memperkuat stok dan cadangan pangan. Koordinasi dengan Bulog, distributor, serta pedagang pasar juga perlu ditingkatkan guna memastikan ketersediaan komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya.

Selain itu, pasar murah dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat apabila terjadi kenaikan harga akibat terganggunya distribusi. Pemerintah daerah juga dinilai perlu menyiapkan jalur distribusi alternatif sebagai langkah antisipasi jika kondisi Sungai Barito semakin sulit dilalui.

“Jangan sampai karena kondisi sungai surut, masyarakat di wilayah tertentu kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok. Jalur alternatif harus dipersiapkan dan komunikasi antarwilayah harus diperkuat,” katanya.

Koordinasi antara dinas terkait, Dinas Perhubungan, BPBD, dan pemerintah desa diperlukan untuk memetakan jalur darat yang dapat dimanfaatkan apabila akses melalui sungai semakin terbatas.

Sutrisno juga meminta pengawasan terhadap kondisi pasar ditingkatkan. Instansi terkait diharapkan tidak hanya memantau perkembangan harga dan ketersediaan barang, tetapi juga memastikan distribusi berjalan dengan baik dan mencegah praktik yang merugikan masyarakat.

Perhatian terhadap kelompok masyarakat rentan juga dinilai penting. Pemerintah daerah bersama pemerintah desa diharapkan memastikan data penerima bantuan tetap valid sehingga bantuan pangan maupun program sosial lainnya dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Ia menilai musim kemarau harus dihadapi dengan kesiapsiagaan dan semangat gotong royong. Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, berbagai dampak yang berpotensi muncul dapat ditekan.

“Ini bukan tentang menunggu masalah datang. Ini tentang kita mencegah bersama. Mari perkuat koordinasi lintas OPD, validkan data di lapangan, dan wujudkan aksi nyata yang menyentuh langsung ke masyarakat,” pungkas Sutrisno.

DPRD Murung Raya berharap seluruh pihak dapat mengambil peran sesuai kewenangannya agar ketahanan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga selama musim kemarau.

Dengan sinergi yang baik, tantangan akibat kemarau diharapkan dapat diantisipasi tanpa mengganggu pemenuhan kebutuhan dasar dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Murung Raya. (hbr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page