Aceh Tenggara, Radar-x.net – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh Tenggara daftarkan bakal calon legislatif (Bacaleg) ke Kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tenggara.
Pantauan Radar-x.net, Jum’at (12/05/2023) sekitar pukul 15.30 WIB, rombongan PAN dipimpin Ketua DPD PAN Aceh Tenggara, H. Rasif Efendi, ST. MAP didamping seluruh jajaran partai dan diiringi sayap partai, seperti Barisasan Muda (BM) PAN, Perempuan (PUAN) PAN dan Simpatisan mendatangi Kantor KIP Aceh Tenggara, untuk mendaftarkan Bacaleg dari partai PAN.
Ketua DPD PAN Aceh Tenggara, H. Rasif Efendi, ST. MAP mengatakan, bahwa partainya telah melengkapi dan menyerahkan berkas pencalonan anggota legislatif yang berasal dari lima dapil yang akan ikut berkompetisi pada Pemilu 2024 mendatang.
Sebanyak 30 berkas Bacaleg dari partai PAN telah diterima oleh Ketua KIP Agara, M. Safri Desky dan seluruh Komisioner didampingi Sekretaris KIP, Sufli Hadi. Mereka telah secara resmi merupakan kader partai yang akan ikut berkompetisi merebut kursi DPRK Aceh Tenggara pada Pemilu serentak tahun 2024.
“Semua tahapan dan aturan akan kita ikuti, Alhamdulilah dari 5 dapil sudah 100 persen terisi termasuk memenuhi keterwakilan perempuan dalam mengikuti kontestasi Pemilu legislatif 2024,” sebutnya.


Para caleg yang dinilai memiliki jiwa petarung di masing-masing daerah pemilihan (Dapil), DPD PAN Aceh Tenggara menargetkan 1 fraksi atau 8 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.
Rasid Efendi berharap, seluruh kader PAN yang ada di Aceh Tenggara agar bisa bersaing dengan sehat, bersaing dengan gigih namun tetap dengan mengedepankan etika dalam berpolitik. Dan aktif melakukan sosialisasi turun ke masyarakat, ulama, tokoh dengan baik dan santun.
“Insyaallah PAN Aceh Tenggara konsisten terus berjuang untuk masyarakat yang berjuluk bumi sepakat segenap.”
Sementara Ketua DPD PAN Aceh Tenggara, H. Rasid Efendi, ST. MAP bersama Umar Ali dan Fitri Sariani mengaku ikut Bacaleg di tingkat DPR Provinsi Aceh, atau Aceh VIII. Ujarnya (RH).














