Diskriminasi dan Kekerasan Terhadap Wartawan Adalah Bentuk Kejahatan Kemanusiaan

- Penulis Berita

Senin, 13 November 2017 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskriminasi dan Kekerasan Terhadap Wartawan Adalah Bentuk Kejahatan Kemanusiaan



JAKARTA, radar-x.net – Setelah Dewan Pers membelenggu fungsi jurnalis dengan berbagai bentuk selebaran pengumuman di institusi kepolisian, maupun di pemerintahan tentang ‘Media-media yang tidak masuk verifikasi dewan pers tidak diperkenan mengikuti kegiatan’.

Pasalnya, hal tersebut mendorong protes keras dari berbagai media, organisasi pers maupun insan pers se Indonesia. Sehingga Dalam satu minggu ini kekerasan terhadap wartawan terus terjadi.

Ironisnya, sedikitnya dalam minggu ini lebih dari 5 kejadian tindak kekerasan terhadap wartawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ozzi, Sekjen Majelis Pers yang didampingi para ketua maupun utusan dari para organisasi pers lainnya, yakni; KWRI, AWDI, FPII, KO-WAPPI, MPN, Serikat Pewarta, PERWAPI, IWARI, KEWADI, AWI, AWPI, PWRI, PKWRI, SPRI, IMOJI, AKRINDO, saat siaran pers nya mengatakan, setelah di Jawa Tengah, Banten, Jawa Timur, Papua dan hari ini di Medan. Entah besok atau lusa kejadian apalagi yang menimpa teman-teman wartawan.

“Ini harus segera disikapi dengan cepat dan harus di STOP tindakan kriminalisasi terhadap wartawan, karena diskriminasi dan kekerasan terhadap wartawan adalah bentuk kejahatan kemanusiaan.” Tegas Ozzi, saat siaran pers dikantor Sekretariat Bersama Majelis Pers, Jl. Kebon Sirih Gedung Dewan Pers Lt.5 Jakarta, Senin (13/11).

Baca Juga:  Danrem 083/BDJ, TNI Komit Kawal Ketahanan Pangan Bersama Petani

Ozzi menjelaskan, berbagai kebijakan dewan pers yang tidak sejalan dengan kemerdekaan pers telah membawa perubahan pers Indonesia terkatung-katung, sehingga muncul kekuatan diluar dari konteks product etika dan tidak berfungsinya UU Pers 40/1999, meski dikatakannya, bahwa UU Pers yang dirancang oleh Majelis Pers Independent bersama 27 organisasi pers Nasional saat itu masih terdapat banyak kekurangan.

“Itulah awal yang harus kita selesaikan dan duduk bareng bersama untuk menyelesaikan berbagai sengketa pers. Jangan jadikan pers sebagai tumbal dari kebijakan-kebijakan yang ngawur.” Ucap Ozzi.

Lebih lanjut Ozzi mengatakan, bahwa rentetan peristiwa terjadinya kekerasan wartawan, pengancaman serta pengekangan terhadap wartawan karena adanya diskriminasi awal dari dewan pers yang dalam pernyataan tertulis maupun lisan dengan memverifikasi media-media.

“Kami akan ambil langkah konkrit dan ambil sikap tegas, jika perlu kami akan meminta Kapolri, Panglima TNI dan Dewan Pers untuk membicarakan hal ini yang memang sangat krusial bagi kemerdekaan pers.” Paparnya.

Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh dewan pers harus segera ditarik,  tandaz Ozzi, karena tidak melalui kajian bersama para organisasi pers Nasional, pakar etik dan para pakar hukum tentang pers.

Baca Juga:  151 Narapidana Rutan Cabang Lhoksukon, Dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI Ke 71

Ditegaskannya, ada lebih dari 50 organisasi pers berlegalitas hukum yang SAH dan itu mutlak menjadi bagian dari penentu kebijakan.

“Majelis Pers akan terus berjuang untuk kembalikan kemerdekaan pers, kami berharap teman-teman pers, para ketua organisasi pers, serta para pemilik media harus bersatu dan memperjuangkan hal yang sama.” Pungkas Ozzi. (Tim-Ak)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tahun Baru Islam Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Akbar di Murung Raya
Pj. Bupati Mura Resmikan Kegiatan Peluncuran Pekan Imunisasi Nasional 2024
Pj Bupati Hermon Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Praja Wibawa 2024
Pantang Menyerah! IWB kembali ke Jakarta Serahkan Surat ke-3 untuk Menpan RB.
Pj. Bupati Heri Menyambut Mahasiswa/i PKL Fisipol USU di Batu Bara
“Operasi Patuh Semeru”, Polres Pamekasan Lakukan Tilang Manual dan Teguran
Pelaksanaan Rehabilitasi Jalan Rabat Beton Desa Dukuh Di Apresiasi Warga
“Indramayu Bergerak: LSM KPK Gempur Korupsi, Perjuangkan Keadilan Tanpa Tanding!”
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 18:26 WIB

Pj. Bupati Heri Menyambut Mahasiswa/i PKL Fisipol USU di Batu Bara

Senin, 22 Juli 2024 - 18:16 WIB

“Operasi Patuh Semeru”, Polres Pamekasan Lakukan Tilang Manual dan Teguran

Senin, 22 Juli 2024 - 11:34 WIB

Pelaksanaan Rehabilitasi Jalan Rabat Beton Desa Dukuh Di Apresiasi Warga

Minggu, 21 Juli 2024 - 16:23 WIB

“Indramayu Bergerak: LSM KPK Gempur Korupsi, Perjuangkan Keadilan Tanpa Tanding!”

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:41 WIB

Baksos Bhayangkara Adventure Off Road Polres Bondowoso di Ikuti Ratusan Off Roader se Jawa – Bali

Sabtu, 20 Juli 2024 - 18:55 WIB

Workshop Peningkatan Inovasi Dan Kewirausahaan Kabupaten/Kota Kreatif (KATA KREATIF) Indonesia Di Kota Yogyakarta

Jumat, 19 Juli 2024 - 22:48 WIB

Kenduri Kampung Desa Lubuk Cuik, Pj. Bupati Heri Harapkan Hasil Panen Cabai Melimpah

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:43 WIB

Jelang Porwanas XIV Banjarmasin, Tim Bulutangkis SIWO PWI Jatim Gelar TC di Malang

Berita Terbaru