BeritaPemerintahanTerbaru

Dinas Sosial Fasilitasi Pengobatan Anak Dibawah Umur Korban Kekerasan di Aceh Tenggara

×

Dinas Sosial Fasilitasi Pengobatan Anak Dibawah Umur Korban Kekerasan di Aceh Tenggara

Sebarkan artikel ini
Photo, Dinas Sosial Aceh Tenggara melakukan pendampingan kepada korban kekerasan anak dibawah umur di Rumah Sakit Umum Daerah H. Sahudin Kutacane.

Aceh Tenggara, Radar-x.net – Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara memfasilitasi pengobatan RI (7) anak dibawah umur yang menjadi korban kekerasan untuk menjalani pengobatan yang ia derita di Rumah Sakit Umum Daerah H. Sahudin Kutacane.

Kepala Dinas Sosial Aceh Tenggara, Bahagia Wati kepada Radar-x.net, Selasa (31/10/2023) mengatakan, setelah mendapat informasi dari Pj. Bupati Agara, ada seorang anak yang diduga menjadi korban kekerasan dibawah umur yang berada di kecamatan leuser, pihaknya langsung menelusuri keberadaan anak tersebut.

“Karena lokasi berjauhan dari kota, membutuhkan waktu sekitar dua hari dengan keadaan cuaca yang tidak mendukung, kita baru bisa menemukan keberadaan anak tersebut, pihaknya berhasil membawa korban sampai ke Rumah Sakit H. Sahudin Kutacane pada Senin 30 Oktober 2023 untuk menjalani perawatan dan pengobatan” kata Bahagia

Bahagia juga menyebutkan, saat ini pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit H. Sahudin Kutacane terkait perkembangan kondisi pasien hingga pasien dinyatakan sehat dan bisa diperbolehkan pulang.

Lanjut Bahagia, pihaknya masih menunggu hasil dari rumah sakit terkait perkembangan kondisi pasien, jika memang tidak memungkinan ditangani disini kita siap mendampingi pengobatan pasien hingga keluar daerah.

Selain melakukan pendampingan, pihaknya juga memberikan bantuan berupa makan anak, perlengkapan pribadi dan matras, semoga korban dan keluarga dapat memanfaatkannya selama berada di rumah sakit.

“Terkait biaya pengobatan pasien dirinya meminta agar keluarga pasien tidak mengkhawatirkannya karena semua sepenuhnya sudah ditanggung oleh Pemerintah.” pungkas Bahagia

Pada kesempatan yang sama, Kepala Ruangan Nurlif Eka Rianti menyebutkan, untuk perkembangan kesehatan RI (7) saat ini sudah membaik, kita akan terus memberikan perawatan dan pengobatan yang terbaik kepada korban.

“Pada awal masuk ke sini korban merasa ketakutan seperti trauma, setelah melakukan pengecekan oleh bagian kejiwaan, untuk traumanya akan kita ajukan ke psikolog.” ungkapnya

Sementara itu, Ibu korban Kasmi (40) meminta agar Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial agar terus mendampingi pengobatan anaknya sampai tuntas, sehingga anaknya bisa sekolah dan beraktivitas kembali. (RH).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page