KesehatanPeristiwa

Diduga Terkena Virus Covid-19, Anggota LSM KPK Nusantara Warga Desa Sukra Meninggal Dunia

×

Diduga Terkena Virus Covid-19, Anggota LSM KPK Nusantara Warga Desa Sukra Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

INDRAMAYU, Radar-X.net – Diduga terkena Virus Covid-19, Anggota LSM KPK Nusantara berisial MD asal Desa Sukra di kediamannya pada Kamis (05/04/23) pukul 12:00 WIB, meninggal dunia.

Dari penelusuran awak media Radar-X.net saat berada di kediaman MD dari keterangan kerabatnya yang enggan disebut namanya, bahwa MD tidak mempunyai history penyakit Asma atau history penyakit bawaan.

“Sesak nafas itu datang tiba-tiba dianggap penyakit biasa saja makanya hanya perawatan di rumah. Selang berapa hari di rumah, kondisi MD sudah mulai drop. Barulah dilarikan ke RSUD Sentot pada pukul 20:00 WIB, Jumat (30/03/23). Itupun karna saat meminta rawat inap di Puskesmas Sukra katanya ditolak, bahkan disuruh pulang, hanya dianjurkan minum obat saja,” kata kerabat dekatnya.

Ditempat yang sama Agus Seha selaku ketua DPC LSM KPK Nusantara mengatakan, menurutnya sebelum MD dilarikan ke RSUD Sentot, ia meminta saran pada dirinya bilamana malam itu dia datangi puskesmas ditolak lagi maka apa solusinya, Tanya MD?. Agus menjawab “jangan ke puskesmas langsung saja ke RSUD Sentot”, mendengar dari suara nafas MD di voice tersebut seperti diduga MD terkena gejala Virus Covid-19.

“Malam itu juga Voice tersebut saya kirim ke Dr Rosi Damayanti selaku Kapus Sukra. Namun hanya menjawab setelah dikonfirmasi petugasnya mengatakan tidak ada tanda-tanda sesak, padahal voice yang saya kirim ke Kapus jelas-jelas voice suara MD yang terbata-bata dalam bicaranya karena sesak, bukan sesak nafas yang dibuat-buat,” terang Agus

“Karena dianggap MD sudah ditangani oleh pihak IGD RSUD Sentot Patrol dan memberitahu kalau kondisinya agak membaik, dari situ saya sendiri tidak punya firasat apa-apa hanya mengucap syukur kalau keadaannya sudah membaik. Sayangnya kondisi membaik MD tidak bertahan lama. Pada hari Selasa dia mengatakan di izinkan pulang oleh Doker, kontrolnya pada hari Rabu dan Kamis nya takdir berkata lain,” ungkap Agus

Namun, lanjut Agus. Dirasa banyak kejanggalan kejanggalan saat kepulangannya MD dari RSUD Sentot lalu meninggal dunia di kediamannya, hanya selang satu hari ketika dinyatakan sehat oleh pihak RSUD Sentot Patrol.

“Masih terbenam dalam pemikirannya Agus, Bagaimana kalau dugaan MD terkena Virus Covid-19. Kalau memang benar berarti masyarakat yang bercampur dengan MD wajib diperiksa oleh pihak petugas medis terkait secara Insten tentunya akan berdampak buruk pada penyebaran dan pihak-pihak medis yang terkait yang mengabaikan informasi darinya , jelas harus diminta pertanggungjawabannya.” Tutup Agus.

(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page