Indramayu – RADAR-X.net – LSM KPK Nusantara Cabang Indramayu pertanyakan pelaksanaan Program bantuan Irigasi Perpompaan (IRPOM) yang diterima oleh kelompok tani “Sida Maju ” Terletak di Wilayah Desa Sida Mulya Kecamatan Bongas , Pasalnya dari hasil Investigasi ditemukan adanya dugaan kuat pungli yang di lakukan oleh Oknum Pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa barat . Pada senin (30/12/24 ) Yang lalu
Dari penelusuran awak media bersama Tim Lsm KPK Nusantara yang diketuai agus seha sapaan akrabnya di temani mano saat berada di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu , Bertemu langsung dengan Tati Hartati selaku Kepala Bidang Rehabilitasi Lahan dan Perlindungan Tanaman
Saat di konfirmasi terkait kegiatan pelaksanaan Program Irigasi Perpompaan (IRPOM) di Desa Sida Mulya tersebut memang sedang dikerjakan dan program Irigasi Perpompaan (IRPOM) yang di biayai bersumber dana APBN Tahun 2024 dari Kementrian Pertanian melalui Direktorat Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian , dengan biaya Rp.112.800.000.
Sementara ketika mano memaparkan hasil investigasi bertemu langsung dengan penerima manfaat yang mengaku kalau program tersebut tidak ada untungnya alias habis dijalan pasalnya dari anggaran yang di cairkan ada potongan 2 % dari nilai anggaran oleh Oknum dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu dan perihal pembelian mesin pun diarahkan ke salah satu toko yang berada di kota Udang Cirebon dan berangkatnya pun bersama-2 ” Papar Mano pada Tati Hartati
Lalu Tati Hartati Menanggapi perihal konfirmasi yang disampaikan LSM KPK Nusantara mengatakan ” Adanya hal tersebut pihaknya akan segera menelusuri kebenaran apa yang terjadi di lapangan ,” jawabnya, sambil menulis nama-nama Poktan yang disebutkan oleh Mano selaku Kadiv Humas Tim LSM KPK Nusantara
Masih kata Tati, Kalau masalah terkait pembelian mesin pompa yang didampingi pihak dinas sepertinya tidak mungkin harus sampai mengantar ke Toko mesin alat Pompa Diesel, Paling pihak dinas hanya memberikan gambaran spesifikasi mesin yang tertera di RAB karna setiap lokasi medannya berbeda-2 . Kemudian terkait ungkapan untung dan rugi dalam pengerjaan program Irpom itu tidak ada istilah untung rugi, karena itu dikerjakan secara swakelola. “Tapi nanti, kami akan cross check dulu ke lapangan,” pungkasnya. Senin (30/12/24).
Beralih pada komentarnya, Agus Seha selaku ketua Lsm KPK Nusantara mengatakan ” perihal hasil konfirmasi ke pihak DKPP Indramayu, Berharap laporan atau aduan yang disampaikan ke pihak DKPP direspon positif, dan sedang ditelusuri oleh pihak Dinas. “Kita tunggu saja hasilnya dalam satu atau dua hari ke depan, sesuai jawaban dari Ibu Tati, Karna adanya dugaan kuat Pungli dan pihaknya akan melanjutkan laporan juga ke pihak kejaksaan Negri Indramayu sambil menyerahkan bukti rekaman pengakuan dari penerima manfaat ” terang pria paruh baya yang akrab disapa Agus Seha
( TIM )














